Jumat, 28 April 2017

Malang City Expo 2017, Pameran Produk UMKM Terbesar Kota Malang



Kota Malang kembali menghelat acara event tahunan berskala nasional, hal itu dilakukan dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Jadi Kota Malang ke-103. Tak bisa dipungkiri, event serupa pernah diadakan pada tahun 2016 dikemas dalam Malang City Expo. Acara tersebut meraih sukses yang diminati dan dihadiri oleh berbagai Kementrian, Provinsi, Kabupaten, Kota, Perbankan, BUMN/BUMD, Swasta dan para wiraswasta di Indonesia.


Acara yang dihelat mulai tanggal 27 – 30 April 2017 ini, masih menempati tempat yang sama seperti tahun lalu yaitu di kawasan  Stadion Luar Gajayana Kota Malang. Saya mendapat bocoran dari panitia, event pameran terdapat sebanyak 140 stand yang diikuti oleh 170 lebih peserta dari berbagai Instansi SKPD Kota Malang, Kabupaten hingga Kementerian. Tema yang diusung kali ini “ Malang Menuju Kota Kreatif Dunia.”



Pemukulan Gong Penanda Pembukaan Malang City Expo. Dok. Richo


Saya datang di waktu sore, sehingga tak bisa menyaksikan langsung acara pembukaan Malang City Expo yang dilakukan oleh Bapak Walikota Malang Ir. H. Mochamad Anton atau yang biasa disapa Abah Anton bersama Menteri Koperasi dan UMKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Sementara teman-teman blogger Malang Citizen datang sejak awal pembukaan acara.  Pukul empat saya menuju lokasi diantar driver gojek yang ternyata sepanjang jalan penasara denga dunia blogger. Yup, saya datang ke acara sebagai blogger sekaligus pengunjung untuk meliput acara ini. Acara keren dan sarat informasi penting banget untuk dibagikan.

Rangkaian Kegiatan Malang City Expo

Nantinya acara ini tak hanya sekedar pameran biasa. Ada banyak rangkaian acara yang sudah disiapkan. Dari segi pameran sendiri terdiri dari Pameran SKPD dan Pelayanan Publik, Perbankan, dan Jasa, Pameran Ekonomi Kreatif, Seni Dan Kebudayaan Nusantara, Pameran Industri, Perdagangan, Bisnis, Investasi dan Pariwisata, juga adanya Produk UMKM dan Kewirausahan di Kota Malang dan daerah lain.

Selain itu, ada Festival Kuliner Tradisional dan Waralaba, Pagelaran Seni dan Budaya, Malang Mural Fest 2017, Lomba Fotografi dan Malang Musik Festival. Kalau dilihat dari rangkaian acaranya pasti bakalan seru ya. Sebagian pendaftaran rangkaian acara sudah berlangsung dan ditutup, seperti Malang Mural Fest dan Lomba Fotografi.



Bertaburan Produk UMKM Berskala Nasional Dan Informasi

Saya suka menghadiri pameran semacam ini karena bakal banyak informasi penting dan bermanfaat. Apalagi bakal bertabur produk UMKM yang dipamerkan. Sebagai warga yang baik, selayaknya kita bisa mengapresiasi produk buatan anak bangsa seperti produk lokal dan unggulan. Panitia menyiapkan ruangan pameran yang besar, luas, bersih dan ber-AC lho. Jangan khawatir akan berdesakan atau kepanasan. Tak ada lagi kesan mengunjungi pameran seperti itu di Malang City Expo 2017.

Ada tiga ruang pameran berupa tenda besar yang disiapkan, di luar ada stand tenda makanan dan panggung utama yang besar beserta tenda dan deretan kursi di depannya. Saya masuk dari tenda pertama lebih dahulu, masih sekedar melihat-lihat berbagai produk yang ada. Ada produk kerajinan, fashion hingga makanan.


Tak hanya itu, ada juga stand pelayanan jasa dn publik yang bisa memberikan informasi layanan masyarakat. Dari sekian stand yang ada, saya sempat mengunjungi beberapa diantaranya. Apa saja itu ?
-           Stand Maskapai Citylink


Sebagai orang yang suka jalan-jalan, saya tak melewatkan stand sebuah maskapai penerbangan. Harapan saya, dengan mengunjungi stand ini bakal dapat informasi penting dan bermanfaat. Benar saja, saat singgah di Stand Maskapai Citylink yang merupakan anak cabang dari Maskapai Garuda ini ada program pendaftaran member gratis.
Kalau sudah menjadi member, kita akan mendapatkan keuntungan saat bertransaksi dengan maskapai tersebut berupa diskon pembelian tiket penerbangan 3-5 %. Dari pembelian tiket tersebut juga mendapatkan poin yang bila dikumpulkan bisa ditukar dengan program yang diadakan Citylink maupun Garuda.

-          Stand PLN



Saya sempat mampir ke stand PLN, tadinya Cuma melihat sekilas. Namun, ada hal yang sempat mengusik pikiran saya. Mumpung ada stand-nya, saya coba menggali informasi seputar penggunaan listrik. Akhir-akhir ini banyak teman saya yang mengeluhkan tariff listrik naik. Di sini saya mendapatkan informasi kalau adanya penyesuaian tarif listrik sehingga mau gak mau jadi naik, karena subsidi listrik dicabut. Pencabutan dilakukan agar subsidi listrik bisa tepat sasaran yang lebih membutuhkan. Ada video penjelassannya sih, tapi gak bisa tayang di blog karena saya gak punya chanel yutub hehehe.

-          Stand Paguyuban Tempe dan Keripik Tempe Sanan Malang



Semua tahu dong, Kota Malang selain terkenal dengan keripik buah juga tempe dan keripik tempenya terutama di daerah Sanan. Nah, paguyuban mereka pun ikut andil dalam event ini guna memperkenalkan lebih luas produk unggulan keripik tempe tersebut. Stand ini merupakan salah satu yang menyajikan informasi produk kuliner.

-          Stand Kementerian Pariwisata



Saya pun tak melewatkan stand satu ini, Kementrian Pariwisata. Kalau ini masih berkaitan dengan jalan-jalan pula, ya iyalah namanya juga pariwisata. Saat menanyakan ada program apa saja dari kementrian pariwisata pada mbak cantik penjaga stand, saya malah ditawari ikutan permainan yang berkaitan dengan pariwisata. Sebagai kompensasinya mbak penjaga akan memberi saya souvenir berupa tumbler atau buku yang mengulas pariwisata di Indonesia. Menarik bukan ?

Buat saya menarik dong, permainannya pun tidak sulit. Tinggal memutar roda permainan dan akan berhenti di mana, itulah yang akan jadi pertanyaannya. Beruntung, saat putaran kedua saya lakukan karena yang pertama gagal, panah mendarat tepat di Tanjung Kelayang. Terletak dimana tempat wisata tersebut? Belitung. Yes, jawaban saya dinyatakan benar dan mendapat sebuah buku wisata tentang Nusa Tenggara yang tidak dijual untuk umum.






Masih banyak lagi stand lainya baik dari  Malang maupun  dari luar Kota Malang. Dari Dinas Malang seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Malang dan Kota Malang, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, PKK Corner dll. Sementara dari luar kota seperti Stand Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Stand Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Grobogan.







Sementara stand makanan ada di sisi luar ruang pameran, ada beragam stand makanan yang tersedia, ada Stand Masakan Khas Solo yang menyajikan Soto Gerabah, Tengkleng, Timlo dan Tongseng. Uniknya semua menu tersebut disajikan dengan alat masak yang terbuat dari gerabah. Sayang saya gak sempat mencicipi semua menunya, cuma sempat mencicipin menu Timlo milik Amma, teman food blogger.  Ada juga Stand Batagor & Siomay, kalau menu ini saya sempat mencicipi sebagai pengganjal perut sehabis mengunjungi pameran.


Bagaimana? Acara Malang City Expo ini menarik bukan? Yuk, buat masyarakat Kota Malang dan sekitarnya yang long weekend belum ada agenda bisa mampir ke sini. Oh iya, gimana soal tiket masuknya? Tenang saja, acara ini gratis lho.. Tidak seperti pameran lainnya yang mematok tiket masuk. Acara dibuka mulai pukul 10.00 – 21. 00. . Kalau tertarik dengan produk yang dipamerkan, tinggal bawa uang yang cukup, barangkali nanti lupa diri pas belanja. Maklum, pameran produk UMKM gini, surganya produk kreatif dan unggulan dalam negeri.

















11 komentar:

  1. Produknya bagus2 ya
    Kalau aku kesana bisa gawat kayaknya, kudu kekepin dompet erat2. Takut kalap semua pengen dibeli hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, kemarin aja berusaha nahan diri. secara tanggal tua gitu lho hahaha

      Hapus
  2. Malang keren nih..industri pariwisatanya terus berbenah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, secara sebagai kota wisata mesti ada sesuatu yang baru biar wisatawan gak bosen main ke Malang

      Hapus
  3. Itu tiap tahu ada begitu Von? Pingin pas ada acara itu pas main kesana. Biasanya setiap bulan apa itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kalau untuk bulan pasti berbarengan dengan Hut Kota Malang jeng. Bulan April.
      Ayo, kapan main ke Malang ?

      Hapus
  4. wah, foto yang terakhir tu yang bikin lapar...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apalagi bukannya tengah malam ya hehehe

      Hapus
  5. Discount membershipnya Citilink ini kayaknya program baru, atau sebetulnya program lama yang saya baru tahu sekarang. Nggak ngefek terlalu signifikan kalau cuma dipakai bepergian ke rute Pulau Jawa atau Bali, tapi jadi efek serius kalau dipakai untuk bepergian dari Malang ke pulau-pulau lainnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah soal program baru atau bukan, akupun kurang tahu mbak. Karena kedepannya bakalan travelling luar pulau jdi kepengen deh jadi member-nya hehehe

      Hapus
  6. tahun ini absen kesini. soalnya udah gak kuliah di Malang lagi. Banyak tahu dan banyak belajar di pameran ini

    BalasHapus