Pengalaman Pertama Naik Pesawat Air Asia

08.47 Ivonie Zahra 0 Comments



Saat kecil saya tak pernah membayangkan bakal bisa naik pesawat terbang. Saya sadar hal tersebut mustahil karena ekonomi keluarga kami bisa dibilang pas-pasan. Bepergian ke luar kota yang jauh saja jarang dilakukan, paling mentok pergi ke kota Malang dengan naik bus.

Namun siapa yang bakal menyangka akhirnya setelah dewasa saya bisa melakukan hal yang tak pernah dibayangkan dulu, naik pesawat terbang, ke luar negeri pula. Hal tersebut terwujud karena terinpirasi oleh semangat emak saya yang memutuskan bekerja ke luar negeri. Keputusan tersebut pernah saya ikuti jejaknya.  Usia menunggu proses yang panjang dan melelahkan akhirnya saya bisa berangkat bekerja ke Hong Kong.

Saat itu lah pertama kalinya saya mendapatkan kesempatan naik pesawat terbang. Kalau diingat-ingat sih pengalaman saya cukup menggelikan ya. Saking takutnya kenapa-kenapa saat di dalam pesawat saya sampai tak berani banyak gerak, misal kalau gerak ke kanan pesawat bakal miring ke kanan. Padahal kan gak mungkin juga kali gegara saya miring doang bakal miring pula pesawatnya hehehe.

Pertama kali naik pesawat terbang ke Hong Kong dengan Garuda Indonesia cukup mengesankan, meskipun saat itu saya musti transit terlebih dahulu di Jakarta. Saya sudah dibekali pesan-pesan oleh atasan saya sejak di Bandara Juanda, harap dimaklumi saat itu usia saya masuk cukup belia karena baru lulus setahun dari bangku sekolah menengah atas.

Pengalaman Naik Pesawat Air Asia


Lain halnya dengan pengalaman saya saat naik pesawat beberapa waktu lalu saat liburan awal tahun ke Jakarta. Memang naik pesawat bukan pertama kalinya lagi buat saya, namun pengalaman naik pesawat Air Asia termasuk yang pertama. Selain dua maskapai penerbangan yang saya sebutkan di atas, saya juga pernah naik maskapai asal luar negeri yaitu China Airlines sewaktu memutuskan untuk berhenti bekerja dan pulang ke Indonesia untuk selamanya.

Terakhir kali naik pesawat terbang itu tahun 2010, sudah cukup lama juga ya. Sehingga saat kemarin mau naik pesawat terbang lagi saya cukup deg-degan juga, akankan pengalaman konyol dulu terulang lagi? Alhamdulillah tidak teman-teman.

Pengalaman pertama naik pesawat Air Asia kemarin cukup berkesan buat saya. Jadwal keberangkatan pesawatnya lumayan on time ya, gak ada tuh ceritanya delay sampai berjam-jam. Hanya saja kemarin saya kurang berutung musti bangun pagi-pagi buat check in ke bandara karena ada pemeliharaan sistem gitu sehingga gak bisa check in online. Akan tetapi pelayanannya lumayan cepat, saya gak sampai mengantri lama buat check ini di counter-nya.

Pesawat Air Asia dengan desain warna dominan merah dan putih ini menggunakan pesawat jenis Air Bus sehingga lumayan besar dan nyaman tempat duduknya. Saya sengaja memilihkan dekat jendela buat anak-anak biar mereka senang melihat awan di atas langit jarang mereka lihat secara dekat. Para pramugarinya juga ramah dan sigap membantu para penumpang yang hendak menaruh bawaan atau koper dalam kabin pesawat.


Menu-menu yang disajikan dalam pesawat Air Asia lumayan beragam dan sepertiny enak-enak kalau dilihat dari tampilan gambar di majalah maskapai. Sayangnya saya gak sempat mencoba, semoga lain kali bila berkesempatan naik pesawat Air Asia lagi pengen deh mencoba olahan nasi kebuli kalau gak salah ingat.

Oh iya, proses take off dan landing pesawat Air Asia termasuk gerakannya halus ya, gak gradakan kalau bahasa Jawa nyebutnya. Alhamdulillah saya dan keluarga selamat sampai Bandara Juanda Surabaya. Jujur saja, selain harga tiketnya yang terjangkau, saya jadi ketagihan nih pengen naik pesawat Air Asia lagi kalau travelling. Impian selanjutnya sih bisa travelling ke luar negeri bareng keluarga lagi, misalnya ke Malaysia atau Singapura gitu, aamiin.


Teman-teman punya pengalaman naik pesawat Air Asia? Gimana menurut teman-teman, boleh dong sharing pengalamannya di kolom komentar ya...

0 comments: