Review Warung Joglo Tegalan, Kuliner Khas Pedesaan di Tengah Kebun Asri

08.44 aurabiru 31 Comments

 

warung joglo tegalan

Saya sudah lama tidak pulang ke rumah ortu yang beda kota, lebih tepatnya di desa. Biasanya yang saya rindukan kalau pulang ke desa ya masakan yang khas buatan Emak. Masakan khas pedesaan itu memang tiada dua kenikmatannya dibanding makanan kota yang kebanyakan jenis junk food atau makanan siap saji. Tapi kini gak perlu bingung lagi kalau ingin makanan khas pedesaan ya tinggal ke Warung Joglo Tegalan.

Tempo hari saya mendapatkan kesempatan untuk mencicipi menu makanan khas pedesaan sesuai dengan konsep yang lebih klasik dengan sebutan warung. Kebetulan saya tidak berangkat sendiri melainkan bareng dengan suami dan anak-anak, maklum pas nggak ada yang bisa dititipin mereka, ya sudah akhirnya diangkut juga deh hehe.

Lokasi Warung Joglo Tegalan

Cuaca hari itu paginya sempat hujan, sempat kepikiran bagaimana nanti kalau mau ke lokasinya ya. Bersyukur menjelang siang cuaca cukup bersahabat. Kalau dilihat dari google maps sih lokasinya masih dekat dengan area rumah saya. Warung Joglo Tegalan beralamat di Buwek, Sitirejo, Kec. Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65148.

Jalan menuju lokasi mudah dilalui dan tidak membingungkan sehingga mudah ditemukan. Jadi jika dari arah pusat kota (Utara), ambil jalan menuju kota Kepanjen. Nanti saat sudah mendekati supermarket bahan bangunan Mitra 10, kita masuk ke jalan yang berada di seberang Mitra 10 yaitu Jl. Tirtasari. Ikuti saja jalan ini sampai kalian menemukan Warung Joglo Tegalan.


warung joglo tegalan


Saat saya tiba di TKP, jujur saja kesan pertama yang saya tangkap dari luar terlihat biasa saja. Tidak tampak bahwa ini adalah sebuah warung yang mengangkat tema tradisional Jawa. Yang menjadi identitas dari warung ini adalah tulisan Warung Joglo Tegalan yang berada di sebelah kanan. Tulisan Warung Joglo Tegalan terbuat dari kayu yang sudah berusia puluhan tahun, ini terlihat dari kondisi kayu yang sudah mulai lapuk di beberapa bagian. Oh iya sebelum memasuki warung, jangan lupa untuk menerapj protokol kesehatan.

Ambience Warung Joglo Tegalan


warung joglo tegalan


Bagian depan dari Warung Joglo Tegalan, sudah mengobati kerindun saya akan kampung halaman. Ada lesung (alat untuk menumbuk padi ya) Selain itu ada juga beberapa benda zaman dulu seperti lesung, kentongan hingga yang terbuat dari kayu. Saya pun lalu berjalan menyusuri jalan setapak yang di atasnya ada pergola kayu. Sedangkan di bagian kanan dan kiri kita bisa menikmati pemandangan berupa kebun jeruk yang lebat dan asri. Di antara pepohonan jeruk yang rindang itu, terdapat juga beberapa set meja dan kursi yang diperuntukkan bagi pengunjung yang ingin makan outdoor.


warung joglo tegalan

Warung Joglo Tegalan terdiri atas 2 rumah joglo utama yaitu Rumah Joglo 1 dan Rumah Joglo 2. Menurut Bapak Rusli yang merupakan pengelola dari warung ini, kedua rumah joglo ini memang merupakan bangunan joglo asli. Jika dilihat dari kondisi kayu yang lapuk dimakan usia, kemungkinan rumah joglo ini sudah berusia puluhan tahun. Beberapa bangunan pendukung seperti dapur, musholla juga berbentuk seperti rumah joglo dengan ukuran yang lebih kecil.

Ambience tradisional dan vintage tidak hanya ditunjukkan lewat wujud berupa bangunan kuno namun juga aktivitas yang ada di dana. Misalnya ayam dan burung yang dibiarkan berkeliaran, pemutaran musik tradisonal khas Jawa.

Menu Andalan Warung Joglo Tegalan

Sesuai dengan tema yang diangkat oleh Warung Joglo Tegalan yaitu tradisonal khas Jawa, maka menu-menu yang ditawarkan pastinya merupakan menu zaman dahulu. Beberapa menu jadul khas Jawa antara lain mie godhog, nasi goreng jawa, singkong goreng, dan lainnya. Namun ada menu yang menjadi andalan dari Warung Joglo Tegalan yaitu Ikan Asap Mangut. Terbayang begitu lezatnya menyantap ikan asap yang dibumbui dengan santan dan cabai yang menggugah selera. Untuk minumannya juga khas tempo dulu antara lain wedang uwuh, wedang jahe dan wedang serai.


warung joglo tegalan

Walaupun bertema tradisional, Warung Joglo Tegalan juga menyediakan menu modern sebagai alternatif pilihan. Menu modern itu antara lain french fries, union ring, chicken drumstick. Bahkan ada juga lho menu olahan pasta seperti : aglio olio, bolognaise, dan carbonara. Sebagai penyeimbang tersedia juga minuman khas anak muda antara lain: aneka kopi, aneka coktail, aneka boba, healthy juice juga aneka teh.


menu warung joglo tegalan

Warung Joglo Tegalan membidik semua kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja hingga keluarga. Oleh sebab itu harga dari menu yang ditawarkan dibandrol dengan harga yang terjangkau. Untuk menu-menu utama harganya berkisar antara Rp.19.000 – 45.000. sedangkan menu pendamping mulai dari Rp.15.000 – Rp.20.000. Kalau minuman tentunya lebih murah yaitu mulai dari Rp.8.000 – Rp.18.000.

Bukan Sekedar Warung Biasa

Di Warung Joglo Tegalan, kita tidak hanya mengisi perut kita dengan menu-menu tradisional khas Jawa. Namun ada beberapa aktivitas fisik yang makin membuat para pengunjung betah seperti melihat hewan-hewan kampung berkeliaran seperti ayam, angsa, ayam kalkun hingga kambing. Hewan-hewan itu dibiarkan lepas mencari makan di area tegalan di belakang yang cukup luas, area ini dinamakan Mini Zoo.


ayah ibu halilintar

Menurut Bapak Rusli, Warung Joglo Tegalan juga melayani meeting, gathering, wisata petik jeruk hingga outbond. Bahkan sudah menerima bookingan tempat untuk foto pre wedding hingga resepsi pernikahan. Anak-anak juga bisa belajar mengenal aneka hewan di Mini Zoo, sedangkan kita bisa menghilangkan rasa jenuh dan penat dengan menikmati pemandangan dan suasana yang masih asri dan segar. So tunggu apalagi, yuk datang ke Warun Joglo Tegalan!

 

 

 

31 komentar:

  1. Duh vibenya pedesaan gitu ya, langsung keinget film berlatar Sunda gitu eh tapi ini di Malang. Jadi pengin ke sana kalau sempat, hehe. Mantep ini pergi ramai-ramai apalagi bisa merasakan makanan khas Jawa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, enak banget deh makan di sini suasananya.menunya juga menggugah selera, bisa milih aneka olahan masakan khas desa

      Hapus
  2. Lengkap sekali...berasa di desa, baik lokasi, menu, ada petik jeruk hingga outbond. Sekadar menikmati suasana pedesaan dan makanan ala kampung bersama keluarga bakalan menyenangkan di Warung Joglo Tegalan. Harganya pun terjangkau ya...Duh kebayang Ikan Mangut Asap yang sedaaaap

    BalasHapus
    Balasan
    1. rencana ke depan bakal ada area buat outbond juga mbak karena ini masih tahap awal kulinernya dulu yang diprioritaskan

      Hapus
  3. Asyik banget tempatnya, selain menu tradisional, disediakan juga menu kekinian. jadi orang tuanya bisa memesan menu tradisional buat mengobati kerinduan pada kampung halaman, anak-anak bisa pesan menu kekinian. Soalnya kan beda generasi, beda selera makannya

    BalasHapus
  4. Iya setuju Mbak, kalau dari pintu masuk suasananya kayaknya biasa aja ya, kecuali kentongan kayu itu yang unik. Masuk ke dalam, ya ampuuun, aku tuh senang banget ada rumah makan dengan konsep pedesaan seperti di Warung Joglo Tegalan ini. Adem dan asrti, mengundang ketenangan. Apa lagi sajian makanannya yang tradisional Jawa dengan perlenkapan makan masa lalu pula. Nah makan ke sini bakal penuh dengan content nih :)

    BalasHapus
  5. Seneng maak makin banyak bertebaran resto dengan konsep rumah jawa nuansa pedesaan supaya tidak pudar menu jawa dkk.

    BalasHapus
  6. Makan di warung tapi suasana desa,aku suka itu mabak.Nyaman dan pastinya betah berlama-lama apalagi ada binatang yang dibiarkan lepas ya.Duh...suka deh

    BalasHapus
  7. Wah aku baru tau nih sama warung joglo tegalan padahal aku juga orang malang. Aku suka banget nih sama konsep bentuk warungnya yang menggunakan rumah joglo juga kudapan khas jawanya dengan harga yang sangat terjangkau. Bolehlah nanti aku ajak keluarga untuk menikmati suasana pedesaan yang disuguhkan warung joglo tegalan sambil menikmati kudapan khas jawanya.

    BalasHapus
  8. Wah, kedua joglo asli begini, kayaknya seru banget foto2 dan makan2 syantik :) Betah berlama2 di sini, ada angsa2nya juga hehehe :) Pakai peralatan jadoel, asyiknyaaaaaa. Makanannya pasti uenaaak ini, dari fotonya aja udah nyam3x mbak. AKu juga penikmat suasana pedesaan yang makanannya juga ndeso, mantap.

    BalasHapus
  9. Asiknya meski melihat di foto2 berasa makan nikmat di warung joglo Tegalan ini, keknya ku bisa nambah niih, suka banget sama suasana yang jadoel-jadoel beginii. Ajak akuuu kesiniiii kita kopdar yaa.

    BalasHapus
  10. Walah, warung-warung kayak gini mah justru jadi favorit buat nongkrong ya mbak. Menu makanannya bikin nambah-nambah. Terlihat Lezat! Apalagi kalau harganya terjangkau

    BalasHapus
  11. Ternyata menunya gak cuma Jowoan tapi juga ada yang kebarat2an yaa
    Suasana restonya enak banget kyknya buat makan2 sama keluarga atau teman2 ya
    Apalagi banyak outdoor space-nya, kalau ajak anak2 kyke bakalan seneng krn bisa eksplor lokasinya ya
    Buat seru2an poto2an juga oke

    BalasHapus
  12. Aduh vibes-nya, adem banget deh. Aku jadi inget rumah-rumah pedesaan di kampung halaman mama. Udah gitu ada angsa begitu. Perfect! Kalo udah makan di tempat kayak gini, udah deh, boros nasi dan lauk-lauknya. Bawaanya emang selalu lapar. Bareng keluarga atau rame-rame temen, mantap deh. :D

    BalasHapus
  13. Seneng nih kalau dapet menu daerah yang ala rumahan gini... Warung Joglo Tegalan ini kalau di dekat Semarang sini ambiancenya mirip-mirip warung klothok di Magelang. Paling seneng wedang uwuh kalau pas di sana. Ntar kapan-kapan kalau bisa jalan-jalan ke Malang, ajakin ya Von ke Warung Joglo Tegalan.

    BalasHapus
  14. Warung Joglo Tegalan menarik sekali ya tentunya banyak menu-menu yang belum pernah aku coba dan ingin sekali dicoba apalagi kalau jalan-jalan ke sini itu bersama keluarga pastinya semakin seru dan menikmati menu menu yang disajikan

    BalasHapus
  15. Suasanyanya bikin ayem di hati..
    Dan menu makanannya pun beragam. Iyayaa...sampai ada menu pasta di Warung Joglo Tegalan.
    Juara banget nongki di sini.

    BalasHapus
  16. asri sekali ya mbaaa tempatnya dan ada bebeeeek... menu - menunya juga oke yaaa untuk dinikmati bersama keluarga ya

    BalasHapus
  17. ambiencenya pedesaan, menu makanannya sangat ramah di perut ngingetin kampung halaman, udah gitu harganya juga bisa dibilang terjangkau. wahhh.. menarik banget sih ini buat jadi tempat makan bersama keluarga besar

    BalasHapus
  18. Wahh segernya KLO bisa makan siang di warung joglo ini ya mbak
    Oke aku catat, ntar KLO ke malang aku harus mampir kesini

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh banget dcobain ini mbak, konsepnya kayak warung klotok Jogja

      Hapus
  19. Masya Allah kangen dengan suasana kayak gini, itulah mengapa sebelah rumah kami halamannya dibiarkan ajdi lahan hijau terbuka aja, segar lihatnya

    BalasHapus
  20. Asyik banget mbak suasana restonya. Aku otomatis inget Jogja deh. Hiks kangen jogja. Ada lesung dan angsanya pula. Makanannya juga jawa banget

    BalasHapus
  21. sini sini sini kalau yang ndeso banget di sini banyak kari milih. tapi seru memang hijau2 ya mak seger apalagi bersantai sama temen2 ngobrol

    BalasHapus
  22. Lihat baskom sayurnya, jadoel banget yaa, dah lama saya gak lihat baskom seperti itu karena skrg kebanyakan pakai stainless. Bener-bener khas pedesaannya ketara banget ya mbak

    BalasHapus
  23. aku blm pernah k daerah Wagir mbaaa, ini view nya bagus banget dan ala2 pedesaannya dapet banget secara otentik. Kl arah Kepanjen aku apal nih, tp kok dulu blm pernah maen daerah sini. Jd mau jadwalin kl k Malang buat k warung joglo Tegalan ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini gak sampai wagirnya sih mbak, malah masih perbatasan kota, maasuk dari gang pool pencucian bus lorena masuk

      Hapus
  24. Wuaaa suka banget mbak.. Berasa pulang ke rumah nenek ya haha. Asri banget tempatnya, berasa di rumah nenek, mana semua Penyajian menunya pake wadah blirik. Next, pingin kesini.. Makasih infonya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, bentuk bangunannya pun kayak rumah zaman dulu di desa ya mbak, rumah nenekku sebelum direnovasi dul ya kek gitu

      Hapus
  25. Selalu suka dengan warung berkonsep pedesaan gini. Makannya jadi lahap. Jadi ingat masa kecil juga..serasa pulang kampung benera... Hihi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. berasa makan di rumah gitu lho mbak karena suasananya

      Hapus