Menikmati Kemewahan Di Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel Yogyakarta

21.54 Ivonie Zahra 15 Comments

Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel Yogyakarta


Saat memutuskan untuk travelling, tentu saja banyak hal yang dipersiapkan. Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya, beberapa hal persiapan yang dibutuhkan waktu hendak travelling salah satunya memilih dan memesan hotel. Sementara urusan pemesanan tiket kereta api sudah beres. Kini saya akan mengulas mengenai hotel yang menjadi pilihan menginap sewaktu di Yogyakarta.



Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel Yogyakarta

Awalnya saya yang memilih hotel mana yang sekiranya cocok baik secara budget maupun lokasinya. Usai browsing di salah satu applikasi yang biasa saya pakai, saya memutuskan untuk memesan Hotel Pop Sangaji. Kenapa? Ya karena tarifnya sesuai dengan budget, selain itu lokasinya yang strategis dekat dengan pusat kota dan Stasiun Tugu. Sebelum memesan, saya tunjukkan terlebih dahulu pada suami. Bila sudah sepakat, ya suami sih yang pesan dan transaksi hahaha. Saya bagian yang milih-milih dan dia esekutornya, pesan dan bayar ke ATM sementara saya terima beres.

Urusan hotel beres kan? Belum. Usai dapat hotel sesuai keinginan, eh suami kukuh ingin mencoba peruntungan mencari sponsor hotel, maksudnya sih baik biar bisa menekan budget sehingga bisa dialokasikan lain, lha tapi kalau malah bikin bengkak lainnya. Jadi sempat drama juga nih soal hotel. Ternyata hotel yang dijanjikan dan sudah saya serta suami sepakati diganti dengan alasan sudah tak ada jatah penempatan untuk blogger. Akhirnya digantikan dengan hotel lain dan sayangnya setelah saya cek, tidak cocok. Lha? Iya, lokasinya jauh dari Stasiun Tugu dan pusat kota plus saya kurang sreg dengan hotelnya. Sementara sewaktu sudah disepakati, saya epat-cepat menyuruh suami untuk membatalkan hotel yang sudah dipesan. Saya ngomel-ngomel dan sedikit kesal sama suami tidak memastikan terlebih dahulu.


Mungkin suami merasa bersalah juga ya, sementara saya kesal karena untuk urusan hotel belum beres. Di saat seperti itu, suami tiba-tiba menyodorkan pilihan hotel yang dia browsing dari aplikasi lain. Saya pun mencoba mencari tahu informasi lebih lengkap tentang hotel tersebut. Ahay...saya suka hotelnya, selain itu lokasinya lumayan dekat dari pusat kota dan Stasuin Tugu meski harus naik becak atau transportasi lain. Oh iya, namanya Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel yang berada di Jalan Gajahmada No. 67 Yogyakarta. Selain itu, hotelnya ada kolam renangnya, asyik bisa berenang bareng Mas Aiman lagi deh di waktu pagi sebelum jalan.


Perjalanan kereta api Malioboro Ekspress lumayan lancar, tak ada lagi tragedi hampir ketinggalan kereta waktu berangkat seperti tahun lalu. Waktu tempuh sekitar 7 jam dari Malang. Sesampai di Stasiun Tugu sekitar pukul 4 sore. Keluar stasiun sempat bingung sesaat mau naik apa menuju hotel, antara taksi atau becak. Tetapi kalau melihat bawaan koper dan lainnya, saya sangsi kalau memakai becak. Akhirnya diputuskan naik taksi, suami yang mencari di luar pagar stasiun. Tadinya susah cari taksi karena sopir beralasan macet, tapi bersyukur dapat juga. Sesampainya di depan hotel, saya disambut pegawainya dengan ramah dan membantu membawakan barang-barang. Saya yang sudah lumayan capek menunggu di sofa lobby, sementara suami yang mengurus administrasi hotel. Lobbynya lumayan cukup luas dengan interior khas bangunan Jawa. Terdapat pula welcome drink, berupa infused water sebanyak dua teko. Di samping kiri terdapat replika wayang sebagai pembatas dinding. Sebuah lampu hias lumayan besar dan unik menggantung tepat di tengah-tengah lobby. Terdapat juga mini butik aneka kain batik dan workshop membatik. Sepasang perlengkapan gamelan yang kadang dimainkan oleh seorang bapak di waktu tertentu.




Tak berapa lama, suami selesai mengurus administrasi dan mendapatkan kunci kamar yang berada di lantai 3. Keluar dari lift saya disambut sebuah taman mini di tengah-tengah gedung.  


Lorong utama menuju kamar lumayan luas, namun saat menuju kamar agak kecil dan nuansanya redup. Saya menempati jenis kamar superior yang begitu pintu terbuka, ruang kamarnya lumayan luas juga, dengan dua tempat tidur yang juga lumayan besar. Tadinya saya ingin kasurnya dijadikan satu tapi jadi urung.


Bisa dibilang, fasilitas kamarnya lengkap lho. Saya memesan dengan aplikasi pemesanan hotel dan mendapat diskon 40 % dari harga normalnya. Harga normalnya sekitar 520 ribu per malam dan saya memesan untuk dua malam, sehingga dari satu juta sekian tinggal enam ratus ribuan. Tetapi itu tanpa sarapan ya, karena menurut suami kalau dengan sarapan harganya lumayan mihil. Untuk sarapan saja per orang dikenai Rp. 85.000. saya pikir, sarapan bisa di luar saja sekalian sambil jalan-jalan.




Selain dua kasur, terdapat TV layar datar yang menempel pada dinding yang cukup lebar, AC , di sudut kamar ada meja kerja dengan kursi yang nyaman, dua buah mug, teko listrik, dua botol air mineral, teh dan kopi sachet dan sebuah kulkas mini. Selain itu di sebelah meja dan kulkas terdapat tempat gantungan pakaian, bawahnya ada brankas penyimpan, dua pasang sandal hotel dan rak untuk menjemur handuk. Sedangkan untuk kamar mandinya lumayan bersih, terdapat toileteris yang lengkap, mulai dari sabun, shampoo yang dikemas dalam tube bernuansa putih bening, sepasang sikat gigi dan pasta, plastic penutup rambut kesemuanya diletakan di sudut wastafel. Kamar mandi dengan shower yang bisa diatur air panas dan dinginnya. Sepasang handuk  dan handuk keset.





Dari lantai kamar saya bisa melihat pemandangan pemukiman warga, serta memandang ke bawah terdapat kolam renang. Keesokan paginya saya baru bisa mencoba kolam renangnya. Letak kolam renangnya di belakang, bersebelahan dengan playground, butik dan ruang makan. Jadi kalau yang pada sarapan bisa melihat aktifitas orang yang sedang berenang demikian juga sebaliknya.






 Kolam renangnya dikelilingi pepohonan sehingga terkesan rindang dan adem, terdapat pula air terjun buatan. Kolamnya lumayan bersih juga, tapi kolam renang khusus anaknya terpisah dan pas pintunya gak dibuka sehingga Mas Aiman ikut berenang bareng saya. Alhamdulillah dia senang banget, sudah gak terlihat rasa traumanya. Puas berenang saya memutuskan kembali ke kamar hotel lewat tangga di belakang hotel yang nantinya bisa menembus sebelah Batik Longue.

Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel ini terbilang mempunyai fasilitas yang lengkap. Selain kamar hotel sebanyak 7 lantai, ada juga grand ballroom, lounge & Coffe Shop, Gym, Karaoke dan ruang spa. Sayangnya saya tak sempat mencoba salah satu diantaranya kecuali kolam renang hehehe. Pelayanannya cukup memuaskan dan pegawainya murah senyum dan ramah. Setiap saya hendak keluar, mereka yang berjaga dekat pintu dengan sigap membantu membukakan. Bahkan dimintai memfoto kami di depan hotel dekat dekorasi dokar pun dengan senang hati membantu.


Saya dan suami pun suka mengeksplor sudut ruang di hotel ini untuk narsis dan juga lobby yang luas memudahkan saya bisa bertemu dan kumpul dengan teman-teman yang tinggal di Yogyakarta. Sambil menunggu teman yang hendak bertemu saya dan keluarga, Mas Aiman senang sekali bermain di Playground-nya. Maklum, yang namanya anak-anak kalau melihat tempat mainan pasti ingin mencobanya ya. Mereka dengan senang hati menemui saya di hotel, bahkan seperti Mbak Uchid yang rumahnya di daerah Kaliurang. Dan juga bisa bertemu dengan Selly dan Mbak Yanuk yang saya kenal berkat komunitas Uploadkompakan dan belum pernah bertemu.


Overall, saya suka dengan fasilitas dan pelayanan hotel ini. Meskipun gak dekat-dekat banget dengan Malioboro daan Stasiun Tugu. Lain kali kalau ke Yogyakarta bisa nih menginap di sini lagi. Atau ada teman-teman yang ingin menginap di Jambuluwuk Malioboro bisa jadi pilihan. 


15 komentar:

  1. Haha, aku pun tugasnya booking hotel, pak suami yang bayar.. aku hari terakhir nginep di Zest, deket Jambu Luwuk, Emang lumayan deket sama Tugu. Deket dari mana-mana juga timbang Prawirotaman, hehe.

    Jambuluwuk Jogja ini ada hubungannya sama yg di Batu gak sih mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, soalnya dia bisa bayar via internet atau kalau pergi ke AtM lebih cepet hehehe.
      Soalnya pernah stay di Yogya, jadi tahu kalau daerah Prawirotaman lumayan jauh dr stasiun.
      Iya, masih di bawah satu managemen Jambuluwuk, termasuk yang di Bali

      Hapus
  2. keren ya hotelnya..fasilitasnya pun lengkap. saya kalau nyari hotel sebisanya harus ada kolam renang karena anak suka main hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya pun juga begitu mbak, asal harganya cocok dengan budget dan ada kolam renangnya makin asyik deh

      Hapus
  3. Boleh nih dicoba kalo ke Yogya nanti :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapan mau ke sana? Ayo agendakan Nis :)

      Hapus
  4. Wah, harganya lumayan banget tuh, dapet diskon gede, apalagi ada Playground ya ya, anak2 pasti betah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, makanya begitu dikasih tahu saya seneng dan lega deh. Fasilitas oke, harga terjangkau hehhe

      Hapus
  5. Wah ada kolam renang anak dan playground, asyik buat ngajak bocah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Dew, asyik hotelnya, Aiman betah renang dan main di playgroundnya

      Hapus
  6. Hotel ini sering sekali aku lewatin mba,,tapi belum pernah masuk. Penasaran juga dengan dalamnya. Tapi sekarang jadi tahu sepeti apa dalamnya :)

    Tapi nanti kalau ada rezeki lebih pengen nginap di salah satu hotel di Jogja :)

    BalasHapus
  7. Bagus ya hotelnya ada kolam renangnya pula, bisa masuk di daftar list nih kalo pas ke jogja

    BalasHapus
  8. Wah baru tau kalo ada playground di Jambuluwuk, padahal kakak ipar pernah kerja di sini. I'm so kudet *___*

    BalasHapus
  9. Bagus hotelnya. Apalagi ada kolam renang

    BalasHapus