5 Manfaat di Balik Keseruan Game Hidden Object

solitaire.org

Game kini tidak hanya hadir untuk memberi kesenangan semata. Ada banyak pilihan game yang ternyata memberi manfaat. Salah satu contohnya adalah game hidden object dimana pemain harus mencari objek tersembunyi dari sebuah latar belakang lokasi tertentu. Game seperti ini bisa ditemui di Solitaire.org dan tersedia dalam berbagai pilihan.

Memperingati Hari Menanam Nasional bersama Petani Milenial

 

petani milenial

Kegiatan berkebun bukanlah hal baru bagi saya, karena sejak kecil sudah sering berurusan sama tanaman. Almarhumah nenek saya seorang petani di lereng gunung Lawu yang saat saya kecil selalu diajak ke sawahnya. Almarhumah Nenek mengerjakan sawahnya sendiri, mulai dari menanam bibit padi hingga memanennya. Saya biasanya membantu dengan ikut turun ke sawah tapi tentu saja lebih banyak bermainnya sih hehehe. Kenangan masa kecil itu yang membuat saya akhirnya menyukai dunia tanam menanam. Namun sayangnya kedua orang tua saya tidak ada yang mengikuti jejak Almarhumah Nenek menjadi petani.

Menyukai Dunia Cocok Tanam sejak Kecil




Walaupun begitu, passion di dunia tanam-menanam itu tidak bisa saya pendam lama-lama. Saat remaja dan masih tinggal di desa Popoh, Blitar saya menyalurkan hobi bercocok tanam di halaman dan tanah pekarangan rumah orang tua. Beberapa jenis tanaman saya tanam mulai dari bunga, umbi-umbian hingga buah. Kebetulan juga setiap halaman rumah di desa pasti ditanami pohon berbuah, kalau di Blitar yang khas itu menanam pohon Rambutan, Belimbing dan Mangga. Kalau di rumah saya ditanami pohon Rambutan dan Mangga. Alhamdulillah setiap tahun kedua pohon ini selalu berbuah.

Setelah saya menikah dan memiliki rumah sendiri, saya lebih totalitas lagi dalam berkebun. Namun karena lahan di kota terbatas sehingga pilihan saya jatuh pada tanaman hias dan tanaman buah yang berukuran kecil. Kaktus, Suplir, Keladi dan Monstera (Janda Bolong), Cabai dan Tomat adalah tanaman yang mengisi kebun kecil yang berada di depan rumah kami. Hanya ada 1 tanaman pohon berbuah besar yang tumbuh di kebun kami yaitu Mangga namun sampai sekarang tidak kunjung berbuah. Malah hamanya yang banyak, saya dan suami sampai nggak tahu musti bagaimana lagi merawatnya. Untuk tanaman hias yang bentuk atau motif daunnya indah dan berukuran kecil, saya menaruhnya di dalam rumah agar suasana jadi lebih asri dan sejuk.

Karena penasaran kenapa pohon mangga di rumah berhama mulu dan susah berbuah, saya pun berusaha mencari informasi di internet. Pencarian itu berakhir di demfarm.id, sebuah website yang menyajikan berbagai macam pengetahuan dan informasi tentang pertanian Indonesia, tips bercocok tanam, hingga orang-orang yang telah sukses menjadi petani.

Mengenal Demfarm

Demfarm berasal dari semangat positif yang berkelanjutan untuk bersama-sama mewujudkan kemajuan pertanian Indonesia melalui konten edukatif dan informatif tentang pertanian, pupuk, pertanian, dan info pangan. Demfarm juga mengulas dari sisi petani sukses atau UMKM pengolah makanan untuk menginspirasi para pembaca. Demfarm juga memiliki komitmen yang berani untuk mencoba menghadirkan konten yang segar dan baru serta aktif menyelenggarakan program-program yang mendukung industri pertanian.

Salah satu program yang saya sukai di Denmfarm adalah Urban Farming. Program ini related banget dengan saya yang hidup di kota dengan lahan terbatas namun tetap ingin berkebun. Tujuan dari Urban Farming sendiri adalah mengajak masyarakat untuk bisa memanfaatkan lahan sekitar atau lahan terbatas untuk kebutuhan pangan dan tanaman, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun sebagai profesi dan bisnis.

Hari Menanam Pohon Nasional




Nah pada tanggal 28 November 2021 yang lalu, Demfarm menggelar talk show bertema “Cerita Petani Millennial, Mendapat Berkah dari Kebun”. Event yang menghadirkan 100 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari blogger, journalist, dan masyarakat umum di wilayah Indonesia ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Menanam Pohon Nasional. Talk show ini menghadirkan tiga narasumber dengan latar belakang yang berbeda, diantaranya Soraya Cassandra selaku Founder Kebun Kumara, Adrian R.D. Putera selaku Project Manager Program Makmur PKT dan Iqbal sebagai perwakilan petani milenial binaan PKT.

Goals dari event ini adalah meningkatkan minat generasi muda di bidang pertanian, dimulai dengan bercocok tanam dari rumah. Sehingga dengan munculnya minat tersebut, ke depan akan lahir petani-petani millennial yang sukses memajukan sektor pertanian Indonesia. Seperti kita ketahui dunia pertanian Indonesia sedikit ironis, sejak dulu kita dikenal sebagai negara agraris namun sekarang kita malah mengimpor beras.

Sebagai simbolis peringatan Hari Menanam Pohon Nasional, sebelum acara dimulai kami melakukan ceremonial virtual tree planting. Sebelum mengikuti acara ini, para peserta sudah mendapatkan gardening kit yang berisi media tanam, beberapa jenis benih, semprotan spray, pot, sekop serta alat berkebun lainnya.

Seru dan unik seremonial online ini, kami memulai dengan menanam benih bersama dengan memanfaatkan gardening kit yang sudah dikirimkan. Peringatan hari menanam pohon ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran di dalam diri kita untuk berperan dalam menjaga dan melestarikan alam dengan menanam baik itu pohon, tanaman hias atau pun tanaman lainnya. FYI, meskipun hanya 1 pohon namun bisa memberikan sumbangsih dalam pelestarian alam dan menyumbang oksigen alami.

Kisah Sukses Petani Milenial

Saya dapat banyak sekali ilmu dan insight baru tentang dunia pertanian lewat event keren ini. Misalnya saja dari narasumber Mbak Soraya Cassandra yang merupakan Founder Kebun Kumara. Sandra berbagi tips berkebun agar terhindar dari hewan-hewan liar yang mengganggu tanaman. Misalnya untuk jenis serangga, Sandra menyarankan untuk menanam tumbuhan pengalih, seperti tanaman bunga basil, kemangi atau tanaman berdaun wangi lainnya.

“Suka duka berkebun itu ya salah satunya gangguan serangga. Tapi kalau belum besar intervensinya itu nggak apa-apa, itu tandanya kebun kita sehat. Tapi kalau intervensinya sudah besar dan tidak seimbang apalagi merugikan, kita bisa tanam tanaman ngalih. Sementara untuk hewan yang lebih besar dan perusak seperti tikus, tutup semua jalan masuknya,” katanya.

Sandara juga mengajak masyarakat untuk menjadi “petani milenial” dimulai dengan membuat kebun di rumah sendiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Motivasi Sandra membuat Kebun Kumara adalah untuk mengajak lebih banyak teman Gen Z untuk memulai langkah kecil menjadi petani milenial di rumah sendiri dan membiasakan diri melakukan kebaikan untuk diri sendiri dan bumi.

Sementara itu Iqbal petani binaan PKT berbagi kisah suksesnya sebagai petani milenial. Di era yang serba digital ini, mau nggak mau kita harus menyesuaikan diri dengan kemajuan dan perkembangan teknologi. Termasuk juga di dunia pertanian.

Iqbal menuturkan bahwa menjadi petani adalah suatu pengabdian karena selain ketekunan, regenerasi juga dibutuhkan. Apalagi, kehadiran modernisasi turut memberi peluang besar untuk digarap generasi milenial demi mengambil ceruk pasar yang sangat potensial lewat inovasi dan terobosan segar.

Iqbal juga mengatakan modal dasar menjadi petani adalah ilmu. Mulai dari mengetahui strategi, pasar, dan mengadopsi teknologi pertanian. Sehingga bertani tidak lagi menjadi pekerjaan yang berat semata.

“Jadi petani awalnya kita harus tau pasarnya. Punya strategi sejak awal. Jika kita paham dengan teknologi pertanian, kita lebih mudah dapat peluang untuk sukses, ini jadi latar belakang saya memilih menjadi profesi sebagai petani, kan tujuan dari kerjaan profit,” katanya.

Dari keterangan Iqbal dalam acara Demfarm tersebut, dalam satu tahun ia bisa melakukan empat kali panen dengan masa tanam selama 60 hari. Saat ini, kelompok tani milenial Iqbal berjumlah 100 petani.

Oke teman-teman, itulah tadi sharing pengalaman saya mengikuti acara talk show bertema “Cerita Petani Millennial, Mendapat Berkah dari Kebun”. Saya jadi lebih bersemangat untuk merawat kebun mini di depan rumah. Ke depannya saya ingin mengubah komposisi tanaman di kebun dengan memperbanyak tanaman yang bisa dikonsumsi sehari-hari. Selain hasilnya untuk diri sendiri, bisa juga dibagi dengan kerabat atau sahabat yang membutuhkan.

 

 

Siapkan Dirimu untuk Memulai Karir Lebih Percaya Diri Bersama Aplikasi Siap Kerja QuBisa!

 

belajar gak ribet

Dunia kerja bisa dibilang sebagai dunia yang masih asing bagi kamu yang belum pernah memasukinya. Maka dari itu, sebelum kamu benar-benar memasukinya, kamu membutuhkan sebuah aplikasi kerja yang bisa mengedukasi serta membimbingmu menuju dunia kerja yang sebenarnya.

Dalam arti, jika selama ini kamu hanya berpikir bahwa dunia kerja itu adalah dunia dimana kamu bisa mempraktekkan ilmu yang kamu dapatkan di sekolah dan perguruan tinggi. Namun sebenarnya tidak sebatas itu saja. Ada berbagai persiapan yang perlu kamu lakukan sebelumnya, agar kamu benar-benar siap memasuki dunia ini. Apa saja persiapan-persiapan yang dimaksud? Dan aplikasi apa yang sesuai untuk dunia kerja ini? Yuk, simak informasinya berikut ini!

 

Hal-Hal yang Perlu Kamu Siapkan Serta  Aplikasi Kerja yang Cocok untuk Memasuki Dunia Kerja




Apa yang kamu bayangkan mengenai dunia kerja ini? Pastilah  yang terbayang adalah hal-hal yang manisnya saja. Diantaranya memiliki pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, gaji yang besar, bos yang baik, serta teman-teman kerja yang menyenangkan, bukan?

Sebenarnya hal itu bisa kamu peroleh bilamana kamu telah memiliki berbagai persiapan yang dibutuhkan oleh dunia kerja ini. Persiapan yang dimaksud bukan hanya mengenai ilmu yang kamu dapatkan di sekolah ataupun di perguruan tinggi saja.

Namun lebih dari itu, kamu dituntut untuk bisa meningkatkan kemampuan, keterampilan hingga segala sesuatu yang dibutuhkan oleh dunia kerja ini. Persiapan-persiapan tersebut sebenarnya tidak hanya bisa kamu dapatkan di sekolah/universitas saja.

Kamu bisa mendapatkannya dengan melakukan berbagai pelatihan, seminar, workshop, atau bahkan dengan menggunakan aplikasi belajar online. Dari sanalah kamu akan mengetahui, apa saja sebenarnya yang dibutuhkan oleh dunia kerja tersebut.

Bukan hanya itu saja, kamu juga akan dibekali kemampuan mnegenai bagaimana cara meningkatkan personal branding, pengembangan diri, upgrade ilmu, teaching, mentoring, dan yang lainnya, yang memang sangat dibutuhkan oleh dunia kerja di masa ini.

Agar kamu tidak semakin penasaran mengenai hal apa saja yang perlu kamu persiapkan untuk memasuki dunia kerja ini, berikut ini beberapa diantaranya:

1.Kenali Bakat dan Minat yang Dimiliki

Sebelum kamu melakukan persiapan yang lainnya, hal pertama yang perlu kamu lakukan yaitu mengenali bakat dan minat yang dimiliki. Hal ini perlu dilakukan, untuk menentukan pekerjaan apa yang sesuai dengan yang kamu inginkan. Misalnya, jika kamu memiliki bakat dan minat di bidang desain, tentunya pekerjaan dan profesi yang bisa kamu geluti nantinya adalah berkaitan dengan desain grafis, desain interior, dan lainnya.

2. Jangan Pernah Berpuas Diri dengan Ilmu yang Dimiliki

Artinya, kamu jangan hanya terfokus dengan ilmu yang kamu dapatkan di sekolah ataupun perguruan tinggi saja. Ada baiknya kamu meningkatkan kemampuan yang sesuai dengan ilmu yang kamu dapat tersebut.

Misalnya jika kamu kuliah di bidang desain grafis, selain kamu mempelajarinya di universitas, maka kamu juga bisa melakukan kursus online gratis di internet mengenai photoshop, corel draw, canvas, dan yang lainnya.

3. Belajar dari Orang yang Telah Berpengalaman

Tak ada salahnya jika kamu juga belajar dari orang-orang yang telah berpengalaman. Baik itu dari orang yang telah lama berkecimpung di dalam bidang yang kamu minati saat ini, ataupun dari orang-orang yang telah lama bekerja di perusahaan yang sama. Bilamana kamu telah bekerja, namun ingin terus meningkatkan kemampuan.

4. Menggunakan Aplikasi Belajar Online       

Apakah kamu ingin meningkatkan keahlian hanya dengan belajar gak ribet? Maka kamu bisa mencoba untuk menggunakan aplikasi belajar online. Aplikasi ini merupakan sebuah platform online yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan keahlian, sekaligus sebagai cara belajar efektif untuk mendalami bidang pekerjaan yang kamu geluti, maupun yang kamu minati.

Ada berbagai aplikasi sejenis yang menawarkan layanan ini, namun harus kamu ingat, bahwa mungkin tidak semua aplikasi menyuguhkan program belajar yang sesuai dengan yang kamu butuhkan. Maka dari itu, ada baiknya kamu mencoba aplikasi QuBisa.

Dimana selain kamu bisa belajar untuk meningkatkan keahlian, kamu juga bisa mendalami bahkan mempersiapkan diri agar bisa benar-benar siap untuk memasuki dunia kerja nantinya. Meskipun mungkin kamu sudah bekerja, namun tidak salahnya juga untuk terus belajar dan meningkatkan skill yang kamu miliki juga, bukan?

Karena secara tidak langsung, dengan bertambahnya skill, hal ini akan membantumu untuk membangun karir yang lebih baik, atau mungkin akan membantumu dalam mendapatkan promosi jabatan di perusahaan. Siapa tahu, bukan?

5. Lakukan Upskilling dan Reskilling

Sebenarnya keduanya masih berkaitan dengan upaya peningkatkan keterampilan dan juga keahlian. Hanya saja, upskilling lebih dimaksudkan untuk melakukan peningkatan kemampuan dan juga keterampilan yang terjadi pada suatu area kerja.

Misalnya pada suatu perusahaan, dimana kamu bekerja. Upskilling bisa dilakukan dengan meningkatkan keterampilan dalam bidang yang kamu kerjakan. Bisa dibilang, upskilling ini memiliki peran penting bagi perusahaan, bahkan bisa memberikan manfaat dan keuntungan bagi karyawan maupun perusahaan itu sendiri.

Dimana manfaat upskilling bagi karyawan itu sendiri yaitu dimana karyawan tersebut bisa memiliki pengetahuan, keterampilan hingga keahlian yang lebih, dari yang dimiliki sebelumnya. Sementara bagi perusahaan, karyawan yang teah melakukan upskilling, tentunya akan membuat perusahaan bisa menjadi lebih maju dan berkembang, yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Dimana karyawannya bisa mengikuti tren dan teknologi yang ada, yang bisa membantu dalam kesuksesan dan keberlangsungan perusahaan. Maka dari itu, beberapa perusahaan banyak yang menyarankan agar para karyawannya mau melakukan upskilling, bahkan memfasilitasinya sendiri. Misalnya dengan memmberikan training dan juga kuliah online gratis.

Sedangkan yang dimaksud dengan reskilling adalah cara belajar efektif dalam mempelajari keahlian hingga keterampilan baru, yang berbeda dengan keterampilan yang sebelumnya dimiliki. Hal ini tentunya agar setiap orang yang mengikuti reskilling ini bisa memiliki wawasan baru, dan berani untuk mencoba sesuatu yang baru. Dalam arti, tidak hanya monoton menekuni pekerjaan yang sama, dalam periode yang lama.

Lalu bagaimana cara melakukan upskilling dan reskilling ini? Seperti yang telah disebutkan diatas, bahwa kamu bisa melakukan 2 tahapan tersebut dengan mengikuti pelatihan, seminar, workshop, kursus online gratis atau bahkan mencoba untuk menggunakan aplikasi belajar online. Aplikasi apa yang dimaksud? Ini dia penjelasannya!

 

Aplikasi QuBisa,  Platform Belajar Gak Ribet dan Praktis





Memang tidak bisa dipungkiri, seiring berkembangnya zaman, telah memunculkan berbagai platform belajar yang menawarkan layanan secara gratis. Dimana dengan aplikasi ini, kamu bisa meningkatkan personal branding secara gratis.

Namun dari sekian banyak platform tersebut, kiranya hanya aplikasi QuBisa yang menawarkan aplikasi belajar secara online, yang memang dikhususkan bagi kamu, yang berniat untuk memasuki dunia kerja.

Mengapa bisa disebut demikian? Karena sebagaimana diketahui, calon pencari kerja yang berkualitas, pada umumnya harus memiliki keterampilan dan juga personal branding yang baik, selain memiliki ilmu yang mumpuni juga tentunya.

Maka dari itu, dengan menggunakan aplikasi siap kerja QuBisa, secara tidak langsung bisa menjadi cara meningkatkan personal branding, dan juga meningkatkan keahlian yang dilakukan dalam satu platform.

Dimana dengan aplikasi ini, kamu bisa belajar mengenai Keterampilan sukses Milenial (KSM), yang meliputi kepemimpinan, kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap pencari kerja maupun karyawan, agilitas, inovasi, hingga pemahaman mengenai keseimbangan diri.

Bukan itu saja, kamu juga bisa belajar dalam mengembangkan diri, personal branding, upgrade ilmu, coaching, mentoring, sekaligus melakukan upskliling dan reskilling di berbagai bidang yang kamu geluti, maupun yang tengah kamu minati sekarang ini, seperti:

·       Bidang business

·       Accounting and finance

·       Design

·       Human resource

·       IT and software

·       IT development

·       Health and Lifestyle

·       Teaching and academics

·       Sales and marketing, dan juga

·       Personal development

Sehingga kamu bisa belajar meningkatkan kemampuan kamu di bidang yang selama ini kamu geluti, sekaligus memepelajari keterampilan lainnya, yang bisa kamu jadikan profesi baru kamu nantinya. Dan yang paling utama, dengan aplikasi QuBisa ini, kamu bisa belajar gak ribet dengan mudah dan cepat.

Bagi kamu yang ingin menggunakan aplikasi ini, kamu hanya perlu mendownload QuBisa melalui Google Play Store maupun App Store. Dan dapatkan beragam pengetrahuan dan skill terbaik, hanya dengan mengandalkan satu aplikasi saja, yaitu QuBisa, yang telah dikenal sebagai platform belajar online, yang telah memiliki peserta platform siap kerja dengan jumlah yang banyak.

Bukan hanya itu saja, QuBisa juga kini menjadi platform belajar yang banyak dicari oleh para pencari kerja hingga para karyawan. Hal ini tentunya, karena belajar secara online melalui platform ini diakui sebagai cara belajar efektif, dibandingkan dengan mengikuti pelatihan offline, seminar maupun workshop di tempat-tempat offline lainnya.

Hal ini juga diakui oleh para peserta/murid aplikasi QuBisa ini, yang mengakui bahwa mereka lebih siap memasuki dunia kerja setelah bergabung dan mengikuti pelatihan online melalui aplikasi QuBisa ini.

Karena dengan begitu, mereka bukan hanya dibekali dengan pengetahuan umum berdasarkan teori saja, namun lebih dari itu, para peserta juga akan dibekali dengan berbagai keahlian berdasarkan praktek yang dilakukan.

Selain alasan-alasan tersebut, ada banyak lagi alasan lainnya yang membuat para peserta QuBisa akhirnya yakin untuk memilih aplikasi ini, sebagai cara untuk meningkatkan skill secara cepat, efektif dan efisien.

Begitu juga yang dirasakan oleh penulis sendiri, dimana sebelum mengikuti pelatihan di QuBisa, penulis merasa bahwa ilmu yang diperoleh di sekolah dan perguruan tinggi sudah lebih dari cukup, untuk memasuki dunia kerja sebenarnya.

Namun ternyata tidak demikian, karena dunia kerja profesional membutuhkan hal lainnya selain ilmu teoritis saja. Bahkan, dari jumlah pencari kerja yang diterima di beberapa perusahaan, hampir sebagian diantaranya diterima bukan karena merupakan lulusan dari sekolah terbaik.

Namun lebih dari itu, perusahaan pada umumnya akan memilih kandidat yang memiliki banyak keahlian lainnya, selain dari titel yang dimiliki. Dengan berbekal informasi dari teman, akhirnya penulis mendownload aplikasi ini di Google Play Store.

Setelah mendaftar menjadi murid dan membuat akun, penulis memilih bidang pelatihan yang sesuai dengan yang diminati. Tak butuh waktu lama, hingga akhirnya benar-benar telah merasa cukup siap, penulis akhirnya mencoba untuk melamar kerja.

Dan kamu pun pastinya sudah menebak sendiri, apa yang terjadi selanjutnya. Ya, penulis diterima di sebuah perusahaan yang selama ini diimpikan. Jika kamu juga tengah mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja, ataupun tengah mencoba untuk membangun karir di bidang yang kamu geluti sekarang ini. Maka tak ada salahnya jika kamu juga menggunakan aplikasi belajar online QuBisa.

Caranya tentu saja, dengan mendownloadnya terlebih dahulu. Kemudian lakukan pendaftaran dan sekaligus membuat akun. Pilih bidang yang kamu ingin pelajari, dan ikuti beberapa program pelatihan yang ada di aplikasi yang satu ini. Dijamin, setelah mengikuti pelatihan di aplikasi QuBisa ini, kamu akan bisa benar-benar siap nantinya, saat memasuki dunia kerja.

Kabar baiknya lagi, saat ini, aplikasi siap kerja QuBisa ini kini tengah mengadakan lomba blogger. Jika kamu memang memiliki bakat menulis, dan juga memiliki sebiah blog. Maka tak ada alasan lagi buatk kamu untuk tidak mengikuti lomba ini.  

Karena selain peluang memenangkan berbagai hadiah terbuka lebar, kamu juga bisa berkumpul dengan blogger-blogger terbaik lainnya, saat mengikuti kompetisi ini. Sangat menyenangkan, bukan? Untuk informasi yang lebih lengkap mengenai lomba blog ini, kamu bisa melihatnya di situs QuBisa, aplikasi belajar gak ribet nomor satu ini.


Me Time ala Mama Ivon

ibu butuh me time

Sebagai seorang ibu rumah tangga ada kalanya saya merasa jenuh dan capek dengan rutinitas di rumah, mengerjakan pekerjaan domestik mulai dari pagi sampai malam. Diulang setiap hari hingga sampai hafal di luar kepala hehehe. Mulai dari memasak, mencuci peralatan makan, mencuci pakaian, mengurus suami dan anak hingga mengajari anak belajar di rumah. Apalagi semenjak pandemi, kita harus mendampingi anak sekolah online. Aktivitas ini cukup menyita waktu, tenaga juga pikiran hehehe.

Cara Memandikan Kucing Persia yang Benar

 

cara memandikan kucing persia yang benar
sumber : Pinterest

Kucing Persia adalah salah satu binatang yang sering dijadikan sebagai binatang peliharaan. Alasan mengapa jenis kucing ras ini digemari adalah sifatnya yang penurut dan sangat menggemaskan. Sementara itu, karakteristik yang bisa kamu kenali dari kucing ini adalah ukuran tubuhnya yang tambun dan berbulu lebat. Nah, untuk merawat keindahan bulunya bisa dilakukan dengan cara memandikan kucing Persia dengan benar.

 

Selain untuk menjaga bulunya tetap lembut, tujuan memandikan kucing adalah menghindarkannya dari jamur maupun bakteri yang bisa menimbulkan penyakit. Tentunya, kamu tidak akan membiarkan kucing kesayangan yang biasa menemani kamu belajar atau nonton TV ini terinfeksi penyakit, bukan?

 Baca Juga : Pengalaman Pertama Memelihara Kucing Persia


Boleh dikatakan jika memandikan kucing Persia tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Nah, berikut adalah cara memandikan kucing Persia yang baik dan benar:

 

1.  Biasakan memandikannya sejak kecil

Kerepotan saat memandikan kucing Persia kamu? Jika iya, maka sebetulnya bukan suatu yang mengejutkan. Hal ini karena para pemelihara kucing baik kucing Persia maupun kucing jenis lainnya mengeluhkan hal yang sama. Namun, berbeda kondisinya jika kamu sudah membiasakannya mengenal air sejak kecil.

 

Meski begitu, kamu pun harus tetap mematuhi tips cara memandikan kucing Persia dengan benar. Ini karena tidak disarankan memandikannya terlalu sering. Kamu bisa melakukannya 3-4 minggu sekali, sebab jika terlalu sering akan membuat bulunya rontok dan mudah iritasi.

 

2.  Potong kuku dan rapikan bulunya lebih dahulu

Memotong kuku kucing sebelum memandikannya adalah langkah yang tepat sebagai perlindungan dari risiko ia akan melukai tangan Kamu. Hal ini karena secara alamiah, kucing memang jenis binatang yang tidak suka dengan air. Sehingga dikhawatirkan, efek kejut dari kucing Persia kamu yang terkena air menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Selain kuku, bulunya yang lebat juga harus mendapat perhatian lebih. Mengusirnya sebelum memandikannya juga akan mencegah bulunya lengket atau menggumpal. Sisir yang digunakan pun sebaiknya merupakan sisir khusus. Yang paling sering digunakan adalah sisir kawat dengan ruas cukup panjang yang bisa menjangkau hingga bagian kulitnya.

 

3.  Gunakan shampo khusus kucing

Poin penting dari cara memandikan kucing Persia berikutnya adalah gunakan shampo khusus kucing. Ini karena tentunya, kucing memiliki rambut dan kulit tubuh yang berbeda dengan manusia. Oleh karena itulah, tidak disarankan memberikan sampo yang sama dengan kamu untuk kucing Persia, ya!

 

Tidak hanya itu, mengingat kucing Persia memiliki rambut yang lebat, kamu perlu memperhatikan bagian-bagian penting yang tidak boleh kamu lewatkan saat membersihkannya. Mulai dari telinga, kulit bagian tekuk, bagian ekor, dan lain sebagainya. Akan tetapi, pastikan juga busa tidak mengenai mata dan masuk ke hidungnya ya, hehe.

 

4.  Bilas lalu keringkan  tubuh dengan handuk

Yang terakhir adalah bilas kucing dengan menyeluruh tanpa ada busa lagi yang tertinggal pada bulu atau di sela-sela tubuhnya. Setelah itu, keringkan tubuh kucing dengan handuk yang lembut. Jenis handuk ini dipilih untuk menghindari kucing Persia kamu mengalami iritasi kulit karena bulunya yang masih basah.

 


Nah, itulah beberapa cara memandikan kucing Persia yang perlu kamu perhatikan. Selain memandikannya, perawatan yang dibutuhkan adalah pemeliharaan kandang dan pemilihan makanan yang tepat. Dengan begitu, kucing kesayangan kamu akan senantiasa bersih dan sehat.