Liburan Seru Bersama Paddle Pop dan Nana Mirdad ke Planet Mochi Uranus

09.04 aurabiru 2 Comments

 

liburan seru bersama paddle pop

Liburan sekolah tahun ini berbeda dengan liburan tahun-tahun sebelumnya. Pandemi yang belum juga berakhir apalagi sekarang malah jumlah positif Corona kembali meningkat, membuat kita harus berdiam diri di rumah untuk kedua kalinya. Padahal jika tidak ada pandemi, kita pasti sudah disibukkan dengan agenda liburan dan jalan-jalan bersama keluarga tercinta.

Liburan hanya di rumah aja pasti akan membosankan bagi anak-anak jika orang tua tidak mengisinya dengan kegiatan yang menyenangkan. Tapi kalau bisa sih tidak hanya menyenangkan namun juga tetap ada muatan edukasinya agar anak-anak mendapatkan ilmu dan wawasan baru.

Untungnya saya dapat informasi neh tentang event Liburan ke Planet Mochi yang diadakan oleh Paddle Pop. Program Liburan menyenangkan dan bermanfaat ini tentunya diadakan secara virtual yaitu lewat zoom. Program ini diadakan selama musim liburan anak-anak sekolah, sebanyak 4 kali yaitu:

  • 25 Juni 2021: Liburan ke Planet Mochi bareng Mona Ratuliu dan Wonder Fest
  • 3 Juli 2021: Main ke Planet Saturnus bareng Enno Lerian dan Rumah Dandelion
  • 10 Juli 2021: Main ke Planet Uranus bareng Nana Mirdad dan Mungilmu
  • 17 Juli 2021: Main ke Planet Jupiter bareng Meli Bajaj dan Buumi Playscape

Saya kebetulan bisa ikutan yang tanggal 10 Juli 2021, seneng banget dong karena bintang tamunya itu spesial yaitu Nana Mirdad dan keluarganya. Nana Mirdad dan Andrew White ini termasuk pasangan selebritis yang banyak penggemarnya karena mereka begitu harmonis dan menerapkan gaya hidup sehat. Trus mereka juga tetap mesra kayak orang pacaran meskipun sudah memiliki buah hati: Jason dan Sarah.

Main ke Planet Uranus bersama Mungilmu




Acara liburan virtual: Main ke Planet Uranus ini dibuka oleh Bu Guru Azka dari Mungilmu, beliau menyapa Keluarga Nana Mirdad dan Andrew White serta para peserta zoom. Dia juga mengenalkan partnernya yaitu Kak Arina yang akan mengajak para peserta zoom memecahkan misteri Planet Mochi. Wiih emang ada ya planet yang namanya Mochi? Kok baru denger ya hehehe

Oh iya, sebelumnya kami sudah mendapatkan printables dari Paddel Pop yang nanti akan dipergunakan untuk membuat craft bertema antariksa terutama Planet Uranus. Dunia luar angkasa termasuk salah satu hal yang menarik bagi anak-anak. Mereka bisa mengenal nama-nama planet selain bumi, bulan, bintang dan seluruh isi galaksi.




Seruu banget acaranya karena Bu Guru Azka dan Kak Arina berhasil mencairkan suasana dengan gaya bercerita yang asyik. Mereka selalu mengajak anak-anak berinteraksi melalui pertanyaan-pertanyaan yang memancing anak-anak untuk berebutan menjawab.

Paling asyik saat peserta diajak menyusun matahari dan planet-planet di orbitnya. Anak-anak langsung deh berlomba menempelkan gambar matahari dan 9 planet ke orbit. Dari aktivitas ini mereka jadi tahu bahwa setiap planet berotasi mengelilingi matahari sesuai dengan orbitnya masing-masing sehingga tidak bertabrakan. Trus anak-anak diajak mencari Singa Paddle Pop yang sedang bersembunyi di Planet Mochi. Setelah mengunjungi satu per satu planet mulai dari Merkurius, Venus, Bumi dan lainnya akhirnya anak-anak menemukan Singa Paddle Pop di Planet Uranus.

Dari acara liburan ke Planet Mochi atau Uranus ini anak-anak mendapatkan pengetahuan antara lain:

  • Planet Uranus adalah planet ke 7 dari Matahari
  • Uranus planet yang dingin karena posisinya yang cukup jauh dari matahari
  • Uranus punya 27 satelit alam (wiih banyak banget ya)
  • Uranus ditemukan tahun 1781 oleh astronomer William Herschel
  • Uranus sering disebut dengan raksasa es seperti planet Neptunus karena suhunya mencapai -200C (duuh nggak kebayang super dupeer dingiiiin di sana)

Permainan Edukatif Printables Planet Mochi



Acara Liburan ke Planet Mochi persembahan Paddle Pop makin seru karena anak-anak bisa membuat kreasi dari printables. Aira, anak kedua saya yang saya ajak nonton acara ini senang banget ketika saya ajak membuat kreasi printables ini. Berikut ini adalah kreasi yang kami buat bersama:

DIY Roket Sedotan







Cara membuat roket sedotan ini mudah banget, apalagi bahan-bahannya juga udah tersedia di rumah. Tinggal eksekusi aja, cepat banget bikinnya. Adapun bahan-bahannya sebagai berikut:

  • sedotan kertas atau plastik yang lurus
  • satu lembar kertas HVS dan printables gambar roket
  • gunting kertas
  • isolasi double tape (kebetulan di rumah habis, jadi saya pakai isolasi biasa)

Cara membuat:

  • gunting gambar roket dan kertas HVS dipotong kecil dengan ukuran separuh dari panjang roket
  • gulung kertas lalu rekatkan dengan isolasi double tape, buat satu sisi gulungan kertas tertutup
  • double tape yang di gulungan kertas dibuka lalu direkatkan di gambar roket
  • setelah merekat, masukkan sedotan ke dalam gulungan tersebut
  • coba tiup sedotannya hingga roket meluncur ke Planet Mochi

Roket dari Mochi




Kalau roket yang ini kita membuatnya dari es krim Mochi Paddle Pop. Anak-anak paling suka berkreasi dengan makanan sebab setelah mainannya jadi bisa langsung dimakan es krimnya hehehe

Bahan yang dibutuhkan antara lain:

  • 3 buah es krim Mochi Paddle Pop
  • printables gambar kepala roket
  • piring kecil
  • meses warna-warni
  • gunting kertas
  • isolasi

Cara membuat:

  • gunting gambar kepala roket dan bentuk dengan merekatkannya menggunakan solasi
  • membuat badan roket dari 3 es krim Mochi yang ditumpuk di atas piring
  • taruh kepala roket di bagian paling atas badan roket
  • taburi bagian dasar piring dengan meses warna-warni

Itulah cerita keseruan kami liburan ke Planet Mochi bareng Nana Mirdad dan Andre White sekeluarga serta Mungilmu.  Senang bisa ikutan dalam acara yang seru dan edukatif ini, Aira mendapatkan pengetahuan baru tentang nama-nama planet. Apalagi dia juga berkreasi menggunakan printables Mochi yang mengasah kreatifitas dan motorik halusnya. Semoga sharing saya ini bermanfaat, terimakasih. 

2 comments:

Tak Hanya Cek Kendaraan Sebelum Pergi, Intip 4 Cara Menghindari Kecelakaan Lalu Lintas

08.21 aurabiru 0 Comments

 

Sumber Foto : Freepik.com

Ada banyak faktor yang menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, sebagai pengendara kamu diharuskan untuk mawas diri dan tetap waspada akan hal hal yang bisa terjadi. Sebagai bentuk antisipasi, berikut ini beberapa cara menghindari kecelakaan lalu lintas yang perlu kamu perhatikan.


1. Menjaga Jarak dengan Kendaraan Lain


dok. Pribadi




Untuk menghindari kecelakaan lalu lintas, menjaga jarak dengan kendaraan lain menjadi salah satu hal yang terpenting. Sehingga, kamu pun perlu memastikan jarak antara kendaraan satu dengan yang lain tidak terlalu dekat. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya kecelakaan, terutama kecelakaan beruntun di tol.

Selain itu, kecepatan antar kendaraan juga perlu diperhatikan. Hal ini dikarenakan banyak pengemudi yang sekarang mulai abai dengan keselamatan dengan melajukan kendaraan dalam kecepatan yang tinggi terutama saat mengendarai di jalan tol.

Banyak diantara mereka beralasan sedang terburu-buru. Namun hal tersebut dapat menyebabkan kecelakaan dan memiliki dampak yang negatif.

2. Memastikan Kondisi Kendaraan Dalam Keadaan Baik

Sebelum kamu melakukan perjalanan, pastikan bahwa kendaraan yang kamu tumpangi dalam keadaan dan performa yang baik. Hal ini sebagai salah satu cara menghindari kecelakaan lalu lintas.

Oleh karena itu, kamu wajib untuk melakukan pengecekan seperti oli, mesin hingga tekanan angin yang terdapat pada ban kendaraan kamu.

Hal-hal tersebut sebagai langkah antisipasi agar nantinya kamu bisa berkendara dengan aman, nyaman dan menghindari terjadinya kecelakaan.

Ketika kamu melakukan pemeliharaan dan pengecekan sejak ini, hal tersebut akan mampu menjadi salah satu bentuk deteksi dini agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan.

3. Berkendara Dalam Keadaan yang Fit




Bagi kamu yang sedang berkendara, tak hanya perlu mengecek kondisi mobil atau motor saja. melainkan, kamu juga perlu memastikan bahwa kamu menyetir dalam keadaan yang sehat.

Hal ini bertujuan agar nantinya kamu terhindar dari kecelakaan lalu lintas yang mampu menyebabkan cacat maupun meregang nyawa.

Sehingga, sebelum kamu berkendara pastikan kondisi tubuh dalam keadaan yang sehat dan bugar.

Selain itu, pastikan juga kamu tidak dalam efek obat maupun alkohol yang bisa menyebabkan kantuk maupun kehilangan fokus. Cara menghindari kecelakaan lalu lintas ini bisa kamu lakukan dan terapkan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

4. Berada di Jalur yang Sesuai

Ketika kamu berkendara, pastikan kamu untuk mengurangi terjadinya distraksi atau gangguan ketika berkendara. Hal ini bisa dilakukan dengan lebih fokus dan melihat jauh ke depan.

Fokus tersebut akan bertujuan untuk melihat apakah terdapat bahaya yang ada di jalan raya. Hal ini sebagai bentuk langkah antisipasi yang kamu lakukan untuk hindari kecelakaan.

Selain itu, kamu pun perlu untuk membiasakan agar tidak berpindah-pindah jalur dengan semena-mena.

Kamu perlu membiasakan diri untuk berada di satu jalur dan melakukan antisipasi apabila berhadapan dengan pengemudi yang kerap kali berpindah jalur seenaknya.

Jika kamu menemukan pengemudi yang melakukan hal tersebut, lebih baik kamu segera menjauh sebagai cara menghindari kecelakaan lalu lintas.

Oke teman-teman Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas. Untuk meminimalisir setiap resiko, kamu bisa mendaftar asuransi kecelakaan diri dari Garda Me memberikan perlindungan utama berupa santunan meninggal dunia atau cacat tetap keseluruhan akibat kecelakaan yang terjadi.

 

0 comments:

Kisah Sukses Ayam Goreng Nelongso dari Nanang Suherman

08.25 aurabiru 20 Comments

 




Malang adalah kota favorit bagi para pecinta kuliner, mulai dari kuliner pinggir jalan yang rasanya enak dengan harga murah meriah hingga kuliner mewah dengan harga yang bikin kita menganga. Diantara ratusan kuliner di Malang ada satu yang menjadi favorit terutama oleh para mahasiswa yang notabene suka makanan ramah di kantong tapi tetap enak yaitu Ayam Goreng Nelongso.

Saya sendiri pertama kali tahu Ayam Goreng Nelongso dari suami. Dia rupanya sudah sering makan di Ayam Goreng Nelongso, terutama saat lembur malam. Suami dan teman-temannya di kantor suka banget dengan sambal Ayam Goreng Nelongso yang khas dan tidak ditemukan di penjual lalapan lainnya. Rasa ayamnya juga enak dengan harga yang murah sehingga sering jadi penolong saat tanggal tua.

Bagi yang pertama kali makan di Ayam Goreng Nelongso pasti heran kenapa namanya Ayam Goreng tapi menggunakan kepala bebek sebagai logo brandnya? Jangankan yang baru pertama kali, saya yang sudah berkali-kali makan di sana juga heran kok hehehe

Jatuh Bangun di Dunia Bisnis




Adalah Nanang Suherman, pria kelahiran Probolinggo 1987, sosok entrepreneur tangguh dibalik nama besar Ayam Goreng Nelongso. Nanang adalah anak tunggal yang terlahir dari keluarga miskin namun ironisnya dia dimanja oleh kedua orang tuanya. Karena hidup dimanja itu membuat dia berambisi untuk kuliah meskipun keluarganya tidak mampu. Tahun 2005 Nanang kuliah di Malang namun sayangnya baru semester awal dia dipaksa untuk pulang ke Probolinggo karena orang tuanya sudah tidak sanggup membiayai kuliahnya.

Bukan Nanang namanya kalau menyerah pada keadaan. Demi untuk tetap bisa kuliah, Nanang pun mulai terjun di dunia bisnis. Awalnya dia berjualan koran di lampu merah Dinoyo, kebiasan dimanja tidak membuatnya malu. Malahan dia memiliki mindset tumbuh ke atas, dia memiliki mimpi bisa menjadi agen koran di Malang. Dalam 4 bulan Nanang memiliki 3 karyawan dan memiliki beberapa gerobak namun sayang bisnis ini hancur.

Perjalanan bisnis Nanang terus berjalan, mulai dari sales komputer hingga makelar jual beli mobil, bahkan dia sempat memiliki showroom mobil bekas walaupun pada akhirnya bangkrut lagi. Karena sudah kehabisan modal, Nanang memutuskan untuk bekerja di dunia perbankan. Karier ini menjadi kebanggaan bagi orang tuanya di Probolinggo.

Namun Nanang belum puas dengan pencapaian itu apalagi saat mengetahui fakta bahwa banyak kerabatnya yang jauh lebih sukses kehidupannya dengan terjun di dunia bisnis besi tua. Nanang awalnya belajar bisnis tua pada pamannya yang sudah sukses di Bumiayu, Malang. Setelah merasa cukup dengan ilmunya, Nanang membuka bisnis besi tua sendiri. Alhamdulillah Nanang mencapai keberhasilan di bisnis tua ini.

Saat di puncak inilah, Nanang kemudian menikah atas saran ibunya agar ada yang membantu Nanang mengatur keuangan dalam berbisnis. Bisnis Nanang pun semakin berkembang berkat dukungan mertua untuk mendirikan pabrik pengolahan biji plastik. Tapi ternyata dananya tidak cukup hingga terpaksa berhutang dan inilah menjadi awal kehancuran bisnisnya. Nanang terpaksa menjual semua asset dan barang-barang di rumahnya untuk membayar hutangnya yang mencapai 1,3 M.

“Keberuntungan itu tidak pernah ada, yang ada itu bagaimana kita terus berusaha ada peluang tapi kalau tidak kita ambil maka tidak jadi beruntung,” prinsip inilah yang dianut oleh Nanang ketika memutuskan untuk terjun di bisnis kuliner lalapan. Padahal saat itu Nanang hanya memiliki modal Rp.500.000.

Kisah Sukses Ayam Nelongso



Titik balik bisnis kuliner Nanang berawal ketika dia menemukan resep bebek yang disukai pembeli bahkan sampai kembali lagi untuk memesan menu bebek tersebut. Kemudian karena gerobaknya dicuri orang, Nanang pun memutuskan untuk pindah tempat usaha di sebuah Pujasera  yang berada di sebelah Poltek, Malang. Namun bisnis Nanang mendapatkan halangan dari para senior yang sudah terlebih dahulu berjualan di sana.

Akhirnya agar tetap bisa berjualan, Nanang pun mengubah menunya menjadi Sego Sambel atau Nasi Sambal dengan lauk berupa sayap dan ceker ayam. Dari sinilah nama Ayam Goreng Nelongso berasal, Nanang mengibaratkan sayap dan ceker ayam adalah tangan dan kaki manusia. Jika kedua organ ini diambil maka hidup kita akan nelangsa yang dalam bahasa Jawa disebut Nelongso.

Ayam Goreng Nelongso mendapatkan sambutan yang luar biasa dari para pembeli hingga Nanang berhasil membuka cabang di 3 tempat. Namun ujian datang lagi ketika salah satu cabangnya yang beralamat di Jl. Bendungan Sutami pada tahun 2014. Musibah ini ternyata menjadi berkah karena diliput oleh media nasional sehingga nama Ayam Goreng Nelongso pun semakin dikenal publik. Kesuksesan Ayam Goreng Nelongso semakin menjadi, hingga kini cabangnya sudah tersebar di berbagai kota hingga mencapai 70 cabang. Bahkan selama pandemi ini Ayam Goreng Nelongso grup tetap berusaha bertahan dan tetap ekspansi cabang ke 71 di Purwosari


Pengalaman Makan Menu di Ayam Goreng Nelongso   


     


                                                                                                                               

Berawal tahu dari suami itulah saya jadi sering mengajak suami makan di Ayam Goreng Nelongso. Saya ingat betul di tahun-tahun awal pernikahan dan masih memiliki anak satu, kalau sudah akhir bulan sementara uang belanja menipis karena harus berbagi dengan kebutuhan anak seperti beli popok dan susu, tapi tetap ingin makan olahan ayam yang enak pilihan saya ya ke outlet Ayam Goreng Nelongso. Apalagi salah satu outletnya yang sering saya lewati dan kunjungi dekat dengan rumah.

Kalau ke outletnya pilihan menu yang favorit ya ayam goreng, sesekali pernah sih coba olahan bebeknya dan semuanya enak, apalagi buat pecinta makanan pedas, varian sambalnya mantab semua deh. Jadi gak salah deh kalau outlet Ayam Goreng Nelongso selalu ramai diserbu pelanggannya.

Demikianlah kisah sukses Nanang Suherman mengelola bisnis kuliner Ayam Goreng Nelongso. Dari kisah beliau, saya belajar tentang kegigihan dan semangat pantang menyerah dalam menjalankan bisnis. Bagaimana kita harus cerdik memanfaatkan peluang yang ada di depan mata. Tak ketinggalan juga peran istri Nanang yang melihat dan percaya dengan potensi dan jiwa entrepreneur yang ada di dalam diri suaminya. Teman-teman bisa kepoin ke akun instaragmnya ya di @nanang_anakbaik umtuk interaksi dengan beliau ya. 

 


20 comments:

3 Fakta Mengenai Orang yang Pernah Mengalami Kusta

06.14 aurabiru 14 Comments

 


Assalamu’alaikum, apakabar semuanya? Semoga selalu sehat ya di tengah kondisi yang masih pandemi begini.  saya mau bahas sesuatu nih. Sesuatu yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang. Saya mau bahas beberapa fakta tentang OYPMK. Nah, sebelum lanjut, saya mau tanya dulu nih. Teman-teman udah pada tau belum sih, apa itu OYPMK? Adakah di antara kalian yang punya kenalan OYPMK? Buat kalian yang punya kenalan OYPMK, pernahkah kalian perhatikan gimana kehidupan mereka?

Kebetulan saya mendapatkan kesempatan memgikuti webinar pada 15 Juni 2021 yang diadakan oleh Berita KBR, NLR dan Ibu Ibu Doyan Tulis berupa talkshow yang mengusung tema Memberikan Kesempatan Kerja bagi Disabilitas dan Orang yang Pernah Mengalami Kusta. Menhadirkan beberapa narasumber yang salah satunya OYPMK yaitu Mas Muhammad Arfah.




OYPMK adalah singkatan dari Orang yang Pernah Mengalami Kusta. Artinya, mereka dulunya adalah penderita kusta, tapi sudah dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Kusta adalah penyakit yang menyerang saraf. Gejala kusta biasanya ditandai dengan munculnya bintik putih di kulit. Bintiknya seperti panu, tapi rasanya nggak gatal, bahkan nggak terasa sama sekali.

Kusta memang penyakit menular, tapi penularannya lama banget dan harus ada kontak intens sama si penderita. Kusta baru bisa menular setelah melalui masa inkubasi selama 40 hari sampai 40 tahun. Setelah tertular, gejala kusta baru akan muncul sekitar 3 sampai 5 tahun kemudian. Untuk penyembuhannya, kusta bisa disembuhkan dalam waktu 6 bulan sampai 2 tahun setelah diberikan kombinasi antibiotik. Jenis, dosis, dan lamanya pemberian antibiotik ke setiap pasien nggak sama, lho. Tergantung dari jenis kusta yang mereka alami. Pengobatan ini bertujuan menormalkan saraf yang rusak, memperbaiki anggota tubuh pengidap yang sempat cacat, dan mengembalikan fungsi anggota tubuh.

Setelah dinyatakan sembuh dari kusta, mereka akan punya identitas baru yaitu OYPMK. Nah, fakta apa aja sih yang perlu diketahui secara luas tentang OYPMK? Yuk, kita bahas satu per satu.

 

1. Fakta Medis

Kusta adalah penyakit medis. Mulai dari proses penularan, gejala, hingga penyembuhannya nggak bisa lepas dari tindakan medis. Dari sisi medis, ada beberapa fakta yang harus diketahui dan dipahami oleh kita semua biar nggak salah persepsi lagi. Inilah beberapa fakta medis terkait OYPMK.

a) OYPMK nggak menularkan penyakit

Orang yang dinyatakan sudah sembuh dari kusta nggak bisa menularkan penyakit yang pernah mereka alami pada orang lain. Saat mengidap, mereka bisa menularkan meskipun waktunya sangat lama. Namun, saat sudah sembuh, mereka sama seperti orang normal lain. Logikanya, kalau virus penyebab sakitnya udah nggak ada, lalu gimana ceritanya bisa nular coba?

Namun, OYPMK berpotensi mengalami kecacatan anggota tubuh kalau terlambat ditangani atau penyakitnya yang parah. Akibat yang ditimbulkannya hanya terjadi pada mantan pengidapnya itu sendiri, bukan pada orang lain. Jadi kalau kalian punya kenalan OYPMK, nggak pelu takut ya. Mereka nggak bakal nularin penyakitnya, kok.

b) OYPMK bisa beraktivitas layaknya orang sehat

Setelah dinyatakan sehat, OYPMK cuma akan mengalami perubahan pada beberapa bagian tubuhnya, nggak semuanya. Mereka masih bisa melakukan banyak hal seperti yang biasa dilakukan orang normal. Memang ada sedikit fungsi tubuhnya yang kurang maksimal, tapi biasanya mereka bisa mengatasinya dengan cara lain. Jadi, kalian tetep bisa melibatkan OYPMK dalam kegiatan sehari-hari.

 

2. Fakta Sosial

a) Mengalami diskriminasi atau pengucilan

Dalam lingkungan masyarakat, OYPMK sering kali mengalami pengucilan dari orang-orang di sekitarnya. Karena kondisi yang dialaminya, nasib OYPMK tak berbeda sama penyandang disabilitas. Mereka sering kali mengalami diskriminasi. Mereka dikucilkan, diperlakukan nggak adil, jadi bahan gunjingan tetangga, dan lain-lain yang sifatnya negatif. Yang lebih menyedihkan lagi adalah stigma negatif ini diwariskan ke anak cucu, sudah menjadi tradisi. Padahal seharusnya OYPMK bisa hidup normal di lingkungan masyarakat.

b) Ditakuti orang lain

Banyak OYPMK ditakuti bukan karena kecacatan fisik yang dialaminya, tapi anggapan bahwa mereka bisa menularkan kusta. Padahal, secara medis OYPMK nggak bisa menularkan kusta. OYPMK bersih seperti sebelum terserang kusta. Namun, banyak orang yang beranggapan sebaliknya. Mereka merasa takut dan akhirnya nggak mau dekat-dekat dengan OYPMK.

 

3. Fakta Hukum dan HAM

a) Memiliki hak hidup yang sama

OYMPK termasuk penyandang disabilitas akibat penyakit, mereka tetap dikategorikan sebagai disabilitas. Dalam peraturan perundang-undangan, disabilitas memiliki hak yang sama dengan orang normal lainnya yaitu hak hidup sejahtera, mandiri, dan terbebas dari diskriminasi. Mereka juga berhak mendapatkan penghormatan, kesetaraan, perlindungan, dan aksesiilitas.

Jadi hati-hati, ya. Jangan sampai melakukan diskriminasi pada OYPMK atau penyandang disabilitas lain. Selain bertentangan dengan perikemanusiaan, juga bertentangan dengan hukum. Kalau mereka nggak terima, bisa dibawa ke jalur hukum.

b) Berhak mendapat pekerjaan yang layak


Mbak Zakirah, dari PT. Anugrah Froozen Food pemberika pekerjaan untuk orang disabilitas & OYPMK


Selain hak hidup, OYPMK maupun penyandang disabiltas lain juga berhak mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai kemampuan yang mereka miliki. Mereka berhak bekerja di bawah naungan pemerintah maupun swasta, sama seperti orang pada umumnya. Mereka berhak memperoleh tugas, tanggung jawab dan upah yang sama. Selain bekerja di bawah naungan orang lain, mereka juga berhak memiliki dan mengembangkan usahanya sendiri.

c) Mendapat hak istimewa dalam bekerja


Sebagai orang dengan kebutuhan khusus, OYPMK dan penyandang disabilitas lain punya hak istimewa yang nggak dimiliki oleh orang normal. Dalam bekerja, mereka berhak mendapat fasilitas yang bisa memudahkan pekerjaan mereka. Jadi mereka tetap bisa produktif sebagaimana mestinya.

Pada kesempatan webinar juga menghadirkan perusahaan yang sudah menerapkan aturan dari pemerintah untuk menerima karyawan baik yang disabilitas maupun OYPMK yaitu PT. Anugerah Frozen Food. Seperti yang disampaikan oleh Mbak Zakirah, bahwasannya perusahaan tersebut menerima karyawan disabilitas maupun OYPMK sebagai bentuk dukungan dan meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam hal pekerjaan.

Mas Arfah, Orang yang Pernah Mengalami Kusta


Nah, itu lah teman-teman beberapa hal yang bisa saya bagikan mengenai orang yang pernah mengalami kusta. Jika teman-teman memiliki saudara atau teman dengan nasib seperti Mas Arfah, sebaiknya selalu memberikan dukungan semangat menghadapi masa depan dengan pekerjaan yang layak.


14 comments:

Liburan Keluarga Aman, Nyaman dan Sehat bersama TRAC To Go

23.45 aurabiru 2 Comments

 

liburan aman nyaman dan sehat dengan trac to go

Lebaran identik dengan tradisi mudik. Ini bukan sekedar pulang dari kota ke desa namun moment silaturahmi yang hanya terjadi setahun sekali. Memang sih kita bisa ketemu dengan keluarga dan kerabat di hari-hari yang lain namun atmosfernya berbeda dengan moment Idul Fitri. Saat mudik lebaran kita bermaaf-maafan, melebur semua kesalahan dan dosa yang mungkin pernah terjadi. Apalagi bagi yang masih memiliki orang tua, rasanya kurang afdhol jika tidak sungkem dan meminta maaf langsung kepada mereka.

2 comments:

Reuse Kaleng Bekas Biskuit jadi Pot Tanaman Sayuran di Lahan Terbatas

00.36 aurabiru 31 Comments

 

Beritani challenge

Assalamualaikum Sahabat, hari ini sudah menginjak hari kedelapan di Bulan Suci Ramadan. Bagaimana puasanya, semoga lancar dan sehat selalu ya. Puasa tahun ini kita masih harus bergelut dengan pandemi Covid 19. Otomatis kita lebih banyak melakukan kegiatan di rumah selama Bulan Ramadhan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus Covid 19. Memang idealnya sih selama Ramadhan ini kita lebih banyak meluangkan waktu untuk beribadah sebagai bekal pahala kita nanti di akhirat.

Ngomongin tentang ibadah dan pahala, sebenarnya luas maknanya. Bukan hanya salat, puasa dan tadarus yang bisa mendatangkan pahala, kegiatan sehari-hari bila diniatkan sebagai ibadah maka akan diganjar pahala juga oleh Allah SWT. Sebagai contoh, seorang suami yang bekerja mencari nafkah jika diniatkan untuk menjalankan kewajiban sebagai suami maka di hadapan Allah akan dinilai sebagai ibadah. Rezeki dapat, pahala juga dapat. Begitu pun juga dengan kegiatan kita yang lain jika memberikan kebaikan atau manfaat bagi orang lain, makhluk lain dan bumi ini maka juga akan dinilai ibadah.

Misalnya saja berkebun di rumah. Ini menjadi salah satu kegitaan positif yang dapat memberikan manfaat. Nah kebetulan saya tuh suka berkebun sejak dulu, mulai dari menanam tanaman hias hingga sayuran dan buah untuk dikonsumsi sendiri. Sejak kecil hingga remaja saya tinggal di desa Popoh, Blitar, dimana masih banyak lahan kosong yang bisa dimanfaatkan untuk berkebun. Sehingga saya dulu bisa melakukannya dengan leluasa, di sekitar rumah orang tua saya tumbuh pohon rambutan, mangga, kelapa, papaya, singkong yang bisa dipanen setiap tahun.

Trend Bercocok Tanam di Tengah Pandemi




Setelah saya berumah tangga dan tinggal di kota Malang, hobby bercocok tanam ini tetap saya jalani meskipun lahan di rumah terbatas. Kami hanya memiliki pekarangan kecil di depan rumah, di sana ditanami aneka tanaman hias dan satu pohon mangga. Untuk menyiasati keterbatasan lahan saya menggunakan pot yang saya tata di rak bersusun, potnya bisa beli atau menggunakan kaleng biskuit bekas dan standing pouch minyak goreng.





Adanya pandemi Covid 19 ternyata membawa angin segar bagi dunia cocok tanam, dimana masyarakat yang selama ini abai terhadap penghijauan mendadak jadi suka bercocok tanam. Banyak orang yang mendadak membeli tanaman hias dan bibit tanaman lainnya untuk ditanam di rumah. Penyebab masyarakat jadi suka berkebun di tengah pandemi adalah karena rasa bosan dan jenuh di rumah saja sehingga ingin menghias rumah agar lebih indah dan bikin betah dengan tanaman hias. Selain tanaman hias, saya juga menanam tanaman toga, seperti daun pandan, seledri, tomat hingga cabe rawit. Bila membutuhkan sewaktu-waktu bisa tinggal  memanen di depan rumah yang semuanya saya tanam menggunakan wadah bekas makanan sekali pakai seperti kaleng biskuit yang sempat menumpuk di gudang.




Keladi, Aglaonema (Sri Rejeki), Monster (Janda Bolong), Kaktus adalah contoh beberapa tanaman hias yang meroket popularitasnya di saat pandemi. Tanaman yang semula tumbuh liar mendadak jadi buruan banyak orang, harganya pun melambung tinggi. Tanaman-tanaman ini menjadi komoditi yang menjanjikan bagi para pedagang dan prestise tersendiri bagi masyarakat yang memilikinya.


Bercocok tanam di saat pandemi sejatinya bukan hanya untuk mengisi waktu senggang di rumah namun memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan jiwa dan raga antara lain:

1. Meningkatkan Kebugaran

Memilih hobby berkebun maka mau nggak mau kita jadi banyak bergerak mulai dari mencangkul tanah, menanam bibit hingga menyiram tanaman. Ketika melakukan banyak gerakan, tingkat kebugaran tubuh cenderung meningkat. Selain itu, dengan membawa dan menggunakan alat-alat berkebun seperti cangkul dan pemotong rumput sama dengan melakukan latihan fisik bagi tubuh kita.

2. Meningkatkan Kreativitas

Proses penataan tanaman agar sedap dipandang membutuhkan kreativitas tersendiri. Ide-ide baru jadi bermunculan bagaimana agar tanaman kita lebih menarik penataannya. Ketika banyak melihat tanaman hijau, pikiran akan lebih positif dan jauh lebih produktif.

3. Menjadikan Pikiran Rileks

Apa yang Anda rasakan ketika menghirup udara segar di kebun atau menyentuh tanah ketika menanam tanaman? Kalau saya sih merasa pikiran jadi lebih santai. Bahkan tanpa kita sadari, aktivitas ini membuat pikiran rileks dan membuat kita semakin sehat.

4. Mengurangi Stres

Tahu nggak jika orang bisa meminimalkan tingkat stres dengan cara berkebun di halaman belakang rumah. Sebuah studi mengungkapkan bahwa orang-orang yang menghabiskan waktu berkebun cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah.

5. Meningkatkan Sirkulasi Darah

Ketika berkebun kita melakukan beberapa macam gerakan seperti mencangkul tanah, mengisi polibag atau memotong rumput. Hal ini tentu saja dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah sehingga peredaran darah menjadi lancar. Jadi, aktivitas berkebun sangat baik sebagai alternatif latihan.

Berintani Challenge



Untuk menambah ilmu dan inspirasi tentang dunia cocok tanam, saya biasanya mencari referensi di internet. Nah secara nggak sengaja saya menemukan sebuah website seputar bercocok tanam, pupuk, agrikultur, dan info pangan yaitu https://berintani.id/. Di sini saya menemukan banyak sekali ilmu dan tips-tips seputar bercocok tanam yang disajikan dengan bahasa yang mudah dimengerti. Cocok juga bagi generasi muda yang lagi gandrung dengan hobby tanaman hias agar bisa merawat tanaman hias dengan lebih baik.

 


Yang seru adalah di Bulan Ramadhan ini ada Berintani Challenge yang bisa menjadi inspirasi kegiatan bermanfaat selama Ramadhan. Berintani Challenge mengajak kita melakukan 7 Kegiatan #TanamKebaikan #PupukPahala antara lain:

Activity 1 Regrow sisa sayur yang kamu makan: menanam kembali sayuran sisa makanan seperti daun bawang, pokcoy, bawang bombay, kentang dll

Activity 2 Reuse bungkus makanan sekali pakai: memanfaatkan bungkus makanan sekali pakai sebagai pot tanaman

Activity 3 Menanam sayur dari benih tumbuhan: menanam cabe, bayam, sawi dari biji benih menggunakan media tanam dan pot

Activity 4 Memanfaatkan cangkang telur untuk dijadikan pupuk: mengumpulkan cangkang telur kemudian ditumbuk dan ditaburkan di atas tanah

Activity 5 Membuat kompos sendiri: membuat kompos dari limbah organik rumah tangga yang dapat terurai

Activity 6 Masak dari hasil kebun sendiri: masak dari hasil panen tanaman yang kamu tanam sendiri dirumah

Activity 7 Kurangi penggunaan plastik: berbelanja dengan kantong kain, membawa wadah makanan sendiri untuk mengurangi plastik sekali pakai.



Di antara 7 kegiatan di atas, saya sudah melakukan beberapa sih namun yang paling sering (konsisten) adalah akvitas nomer 2. Seperti yang saya ceritakan di awal tulisan ini bahwa saya menggunakan kaleng biskuit bekas dan standing pouch minyak goreng sebagai pengganti pot. Dengan begitu, saya bisa mengurangi jumlah sampah plastik yang saya buang ke tong sampah. Bayangin jika minimal 1 kampung melakukan ini maka kita bisa mengurangi timbunan sampah plastik di TPA.

Kalau mau lebih kreatif, kita bisa kok menemukan tips gimana membuat bungkus makanan menjadi pot yang unik dan cantik. Selain itu dengan reuse bungkus makanan menjadi pot, kita juga tidak perlu membeli pot lagi, uangnya bisa dipakai untuk keperluan lainnya. Info lebih lengkapnya, kepoin aja instagram @Berintani.id ya. Sudah banyak nih yang ikutan Berintani Challange. Selain ikutan #tanamkebaikan dari rumah, kita juga berkesempatan dapetin marchendise menarik dari Berintani. Nggak Sabar pengen jadi yang terpilih dari banyaknya netizen yang ikut hehe

Oke itulah sharing saya tentang kegiatan #tanamkebaikan dan #pupukpahala selama Bulan Suci Ramadhan ini. Yuk ikutan juga demi kelestarian lingkungan yang manfaatnya bukan hanya untuk diri kita sendiri namun juga generasi yang akan datang.

 



31 comments:

Pengalaman Pertama Memelihara Kucing Persia

10.38 aurabiru 0 Comments

 


Keinginan memelihara kucing sudah ada sejak saya kecil. Namun keinginan tersebut tidak bisa terwujud sampai saya dewasa dan tinggal dengan orang tua. Alasan utamanya karena mak saya takut dan geli banget sama kucing. Melihatnya saja sudah bikin bulu kuduknya berdiri, bahkan pernah mendengar cerita dari almarhum bapak kalau mak pernah sampai pingsan gegara dilempari kucing. Ya, sampai segitunya maka saya menahan diri untuk nggak pelihara kucing.

Kesempatan memelihara kucing pun akhirnya terwujud setelah saya menikah dan memiliki rumah sendiri. Suatu hari suami cerita kalau dia ditawari kucing persia oleh rekan kantornya sebut saja Mas N. Saya tentu saja antusias ketimbang setiap waktu lihat kucing orang suka gemes sendiri hehe. Suami dan saya pun lantas ke rumah rekan kerjanya untuk mengambil dan memilih sendiri kucingnya. Kenapa kok kucingnya ditawar-tawarkan? Karena pemiliknya yang masih saudara rekan kerja suami itu sudah terlalu banyak.

Menyiapkan Kandang yang Layak untuk Kucing Persia

Sewaktu mengambil kucing persia saya belum memiliki tas atau keranjang khusus untuk binatang. Saya membawanya dengan kardus dan membawanya dengan sepeda motor dari rumah saudara rekan kerja suami sampai rumah saya. Pilihan saya dan suami jatuh pada kucing persia warna coklat muda. Kelihatan sekali kucingnya lusuh dan tak terawat karena banyaknya kucing yang sudah ada.

Sesampai di rumah, saya menaruh kucing persia tersebut di dalam rumah agar terbiasa dengan lingkungan baru. Baru keesokan harinya saya memutuskan untuk membeli kandang yang layak untuk kucing Persia pertama. Sayangnya sewaktu membeli kandang tidak ada warna biru, warna favorit saya dan suami sehingga musti pasrah dengan warna yang ada sesuai kebutuhan kucing. Selain kandang saya juga membeli printilan kebutuhan lainnya seperti wadah pakan dan pakannya.

Usia kucing Persia sewaktu saya ambil sudah sekitar 2-3 bulan begitu sehingga sudah agak besar sehingga tidak perlu khawatir menyusu lagi pada induk karena sudah bisa makan makanan kucing secara mandiri. Anak-anak pun senang menyambut kucing pertama di rumah keluarga biru.

 

Membawa Ke Dokter Hewan Saat Sakit

Hari-hari saya dan keluarga makin menyenangkan dengan adanya kucing Persia warna orange. Sempat terjadi perdebatan saat memutuskan untuk memberi nama kucing tersebut sampai akhirnya disepakati sebuah nama Betty. Saya dan suami menilai kalau kucing Persia ini berjenis kelamin betina. Harapannya ke depan dia bisa memberikan keturunan yang lucu-lucu.

Saat memutuskan untuk memelihara kucing tentunya harus siap dengan segala konsekuensinya. Seperti kalau kucing sakit atau menderita penyakit mau gak mau musti di bawa ke dokter hewan. Saya sempat mengalami masalah ini, tiba-tiba beberapa hari Betty nampak lesu dan bersin-bersin. Saya sangat khawatir terjadi sesuatu. Saya dan suami membawa Betty ke dokter hewan dan diketahuilah kalau kucing kami kena virus. Dokter pun memberi obat lewat mulutnya dan suntikan, menurut dokter kami membawanya tepat waktu, karena kalau terlambat sedikit saja bisa mengancam nyawa Betty.

Berurusan dengan dokter hewan saat sakit tidak hanya cukup sekali. saya pernah membawa Betty kembali ke dokter hewan karena dia terkena jamur yang dari hari ke hari rupanya makin parah. Walaupun sudah saya obati dengan salep untuk jamur pada kucing setelah konsultasi dengan teman yang lebih paham soal kucing. Hasilnya masih gak maksimal, dari pada makin parah, saya pun membawa Betty ke dokter hewan lagi dan dokter memberikan obat lewat suntikan dan salep yang musti rajin dioleskan pada bagian tubuh kucing yang terkena jamur.

Perawatan Kucing Persia dengan Grooming ke Salon Kucing Di Malang

Konsekuensi memelihara kucing lainnya yaitu perawatan seperti memandikan kucing ke salon kucing atau yang lebih keren istilahnya grooming. Awalnya saya memandikan sendiri Betty di rumah. Namun hasilnya menurut saya kurang maksimal. Pastinya beda lah ya perawatan sendiri di rumah dengan di salon kucing.

Suami pun mencari informasi salon kucing di Malang yang harganya murah dan terjangkau. Akhirnya dapat salon kucing yang harganya murah. Walaupun lokasinya agak jauh dari rumah kami belain hehehe. Bener juga lho, hasil grooming di salon lebih makasimal dan puas. Oh iya, nama salon kucingnya Tutu House Petshop Grooming and Boarding Malang. Lokasi tepatnya sih di daerah Sawojajar Malang.

Saya masih ingat , pertama kali membawa Betty grooming itu pada tanggal 11 Mei 2019. Selain grooming juga sempat menitipkan Betty saat saya harus bepergian lama. Waktunya sudah cukup lama ya dengan waktu pertama grooming. Oh iya, ada kejadian yang bikin keki nih, berkat grooming itu saya jadi tahu jenis kelamin kucing yang sebenarnya. Menurut mas yang biasa menangani grooming Betty kalau kucing saya jenis kelaminnya jantan. Sontak bikin saya terkejut sekaligus ingin ngakak dong, lha kami sudah terlanjur memberi nama betty hahahaha.

Setelah tahu jenis kelamin yang sebenarnya jantan, saya pun memutuskan untuk mengganti nama kucing dari betty jadi Brownies sesuai dengan warna bulunya yang coklat muda. Brownies jadi kucing persia pertama yang sampai sekarang masih kami rawat. Umurnya yang sudah dewasa membuat dia mengalami birahi, sempat kawin dengan kucing kampung yang saya pelihara juga namun tak ada yang berhasil bikin kucing kampung betina di rumah hamil.

Beberapa kali sempat terbesit buat membuang atau diberikan ke orang lain. Tapi hati kecil saya masih berat untuk melepasnya. Brownies sampai sekarang masih mengalami jamuran dan kami sudah apda tahap pasrah. Kalau kata suami sih itu luka akibat dia tarung dengan kucing jantan lain milik tetangga guna memperebutkan kucing betina hahaha.

Selain Brownies, saya masih memiliki kucing kampung lainnya yang nanti akan saya tulis juga di blog ini. Sejak memutuskan memelihara kucing, rezeki saya makin dimudahkan untuk membeli makanan dan segala tetek bengek perawatannya. Itulah pengalaman pertama memiliki kucing persia yang menyenangkan.

 

 

0 comments:

Perhatikan, Begini Cara Mengolah Sarang Burung Walet dengan Benar

10.33 aurabiru 0 Comments

 

sarang burung walet

Bagi kamu yang belum tahu, sarang burung walet memiliki segudang manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Tidak heran kalau banyak yang mencari informasi terkait cara mengolah sarang burung walet dengan benar.

Memang dalam sejarahnya, sarang burung ini dikenal bangsa Tiongkok sebagai makanan yang bisa menambah sistem kekebalan tubuh. Biasanya sarang burung walet ini akan dibuat sebagai bahan makanan sup atau menu olahan lainnya.

Sarang burung walet mengandung banyak asam amino, kolagen, zat besi, antioksidan, kalsium, kalium, glikoprotein, hormon, dan magnesium. Kandungan asam amino dan kolagen sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit. Sehingga sangat cocok bagi kamu ingin terlihat lebih mudah bisa mengkonsumsi makanan dari sarang burung walet.

Melihat banyaknya khasiat yang ditawarkan membuat melambung tinggi. Selain itu, proses pencariannya juga membutuhkan pengorbanan. Biasanya sarang burung walet in hanya bisa terbentuk hanya 3 kali dalam 1 tahun. Pantas saja seiring banyaknya permintaan, harganya semakin naik.

Cara Mengolah Sarang Burung Walet

sarang burung walet


Apabila kamu tertarik untuk mengolah sarang burung maka harus paham berbagai langkahnya. Hal ini bertujuan agar hasilnya maksimal dan bermanfaat untuk tubuh.

Proses memasaknya bisa dilakukan dengan cara direbus ataupun dikukus. Saat merebus atau mengukus, kamu bisa meletakkan sarang burung walet pada mangkuk. Hal ini bertujuan agar tidak langsung merebus bagian sarangnya.

Jadi kamu siapkan panci untuk merebus air, kemudian letakkan dudukan logan yang ada mangkuk berisi sarang burung. Selanjutnya bisa siapkan berbagai bahan yang dibutuhkan.

A.      Bahan

1.      Siapkan 1 sarang burung dengan berat 8 gram. Biasanya bahan ini digunakan untuk membuat 1 hingga 2 porsi.

2.      Siapkan 1 mangkuk air.

3.      Siapkan gula batu secukupnya. Kalau tidak mau terlalu manis, gunakan sedikit saja.

4.      Selain menggunakan gula, kamu bisa menggantinya dengan memakai madu murni.

B.      Bahan tambahan

1.      4 buah lengkeng kering

2.      4 buah buah kurma

3.      4 ginseng

C.      Proses pembuatan sup

1.      Silahkan merendam sarang burung yang utuh kering selama 8 jam.

2.      Kalau sarang burungnya kotor, kamu bisa mencabutnya dengan menggunakan pinset.

3.   Silahkan menambahkan sarang burung dengan satu mangkuk air dan berbagai bahan lain yang sudah disiapkan. Silahkan masukkan pada mangkuk kecil dan ditutup.

4.      Silahkan masukkan mangkuk tersebut pada panci besar.

5.      Silahkan tuangkan air pada panci sampai mangkuk terendam setengah.

6.      Silahkan tunggu sampai air pada panci mendidih

7.      Tunggu air mendidih kurang lebih selama 15 menit.

8.     Setelah itu silahkan angkat mangkuk yang berisi sarang burung dengan menambahkan madu dan gula secukupnya.

Kalau sup sarang burung sudah dingin, kamu bisa mulai menyantapnya. Lebih nikmat ketika dikonsumsi saat sup masih hangat. Selain itu kamu juga bisa menggunakannya sebagai makanan penutup dengan mendinginkannya ke lemari es.

Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsinya dalam bentuk minuman ekstrak sarang burung walet yang dibuat dari berbagai campuran bahan alami lokal yang diproduksi oleh Realfood, sebuah brand lokal yang bertujuan menyelaraskan pola hidup sehat dengan program Fit With Realfood.

Tersedia berbagai Program 12 Hari yang bisa dikonsumsi secara rutin, seperti Stay Fit, Forever Young, Ever Glow, Pure Wellness, dan masih banyak lainnya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan harian. Gimana cukup menarik kan programnya? Program ini tentunya cocok diterapkan guna menjaga kesehatan tubuh di tengah kondisi pandemi yang belum tahu kapan berakhirnya. Dengan mengonsumsi makanan yang terbuat dari sarang burung walet sebagai bentuk ikhtiar menjaga kesehatan selain doa tentunya. 

Yuk, jaga dan rawat kesehatan tubuh dengan memenuhi kebutuhan semua nutrisi yang diperlukan!

 

0 comments: