Tips Bagi Pemula Memulai Fitnes di Masa Pandemi

04.38 aurabiru 25 Comments

 



Dulu sewaktu saya menjalani pelatihan di sebuah perusahaan yang akan memberangkatkan tenaga kerja ke luar negeri, atasan saya yang notabene perempuan suka sekali olah raga fitnes. Hal itu saya ketahui setiap minggu di hari tertentu beliau selalu pergi ke tempat fitnes dan sepulangnya minta disiapkan air hangat untuk mandi.

Saat ini fitnes bukan hanya olah raga untuk kaum pria, namun banyak pula perempuan yang melakukan kegiatan olah raga untuk menjaga kebugaran tubuhnya. Ada pula yang memanfaatkan fitnes untuk membentuk tubuh yang ideal. Seperti salah satu selebgram yang saya tahu di instagram, concern pada olah raga fitnes sehingga bentuk tubuhnya jadi ideal dan banyak dikagumi para perempuan di luar sana. Istilah zaman sekarang yaitu body goals.

Kalau dengar cerita dari suami sih, dulu dia sempat melakukan fitnes di salah satu pusat kebugaran di Malang. Bersama temannya sempat jadi member pula namun sudah cukup lama berhenti, apalagi sejak menikah bisa dibilang malas kalau disuruh olah raga ringan sekalipun sehingga badannya jadi tambah melar terutama bagian perut.

Nah, bagi yang belum pernah fitnes seperti saya tentunya gak perlu berkecil hati ya. Bisa kok memulai dari sekarang daripada tidak mencoba sama sekali. Tapi perlu diperhatikan tipsnya bagi pemula yang hendak fitnes.

  1. Menentukan Tujuan Ikut Fitnes

Coba tanya pada dirimu sendiri, kira-kira apa sih tujuan ikutan fitnes? Agar membuat badan lebih bugar dan sehat, membentuk tubuh agak ideal seperti yang kamu impikan? Atau hanya mengikuti tren maupun pergaulan sekitar. Karena tujuan ini akan menentukan langkah gerakan seperti apa yang cocok. Kalau melakukan fitnes di tempat kebugaran bagi pemula perlunya dipandu oleh instruktur atau personal trainer yang sudah terlatih.

 

  1. Mengatur Gaya Hidup

Saat kita memutuskan untuk ikut fitnes, hal lain yang perlu diperhatikan yaitu mengatur gaya hidup. Agar upaya yang dilakukan untuk menjaga kesehatan lebih seimbang. Konon katanya kualitas hidup akan mempengaruhi kesehatan pada seseorang. Perlunya mengatur pola makanan sehat, mengurangi makanan yang mengandung lemak jenuh. Contohnya makanan cepat saji atau junk food, nggak lucu dong sudah mati-matian melakukan fitnes tapi makananya masih sembarangan.

 

  1. Mengatur Jadwal dan Lakukan Secara Konsisten

Sebaiknya kita bisa mengatur jadwal yang baik, kapan harus fitnes, makan serta istirahat. Contohnya soal jadwal makan, kalau kita biasa sarapan pukul 7, ya setiap harinya musti begitu termasuk kapan jadwal makan camilan yang sehat ataupun makan siang. Sama halnya dengan fitnes juga musti konsisten melakukannya.

 

  1. Cara Memilih  Suplemen Fitnes


Selain kita musti memperhatikan cara memilih tempat fitnes yang baik dan nyaman, musti memperhatikan cara memilih alat yang akan digunakan beserta suplemen apa yang diperlukan. Kalau sudah mendapatkan tempat fitnes yang nyaman dan sesuai budget, bisa sekalian jadi member. Biasanya kalau ajdi member bakal dapat beberapa fasilitas dan keuntungan lainnya.

Sementara untuk memilih suplemen fitnes, pastikan tempat membelinya sudah terpercaya seperti sfidn.com

 

Sfidn.com merupakan supplier suplemen dan aksesoris fitnes yang sudah terpercaya karena didirikan cukup lama sejak tahun 2008. Di sini mereka memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggananya sehingga siap dihubungi 24 jam/hari.

“suplemenfitnessid is here to make your dreams come true"- Caitlyn Anne, Suplemenfitnessid CEO.

 

Sfidn.com sendiri memiliki beberapa keunggulan yang perlu diketahui diantaranya :

-          Best price guarante

-          Original product

-          Widest product range

-          Shipping across the nation

-          24 jam hour service

-          Reseller welcome

Mereka sebagai suplier produk fitnes terlengkap di Indonesia menyediakan beberapa kategori serta jenis produk original sesuai kebutuhan. Ada banyak suplemen fitnes, seperti whey protein yang funsinya untuk membantu pertumbuhan dan pembentukan otot tubuh. Grainer, untuk menambah berat badan dan massa otot. Serta masih banyak lainnya yang bisa kalian cek di website mereka ya.

Bagaimana setelah tahu tips bagi pemula untuk memulai fitnes? Ada yang tertarik untuk fitnes agar tubuh tetap sehat di situasi pandemi begini? Kalau saya pribadi sih ingin fitnes tapi kalau bisa sih ada temannya biar makin semangat hehe.

25 komentar:

  1. Iya mba. Fitnes kalau nggak ada temannya tuh berasa sepi dan kurang bersemangat heheh. Harus banget kita pilih tempat fitnes yang memang terjamin ya protokol kesehatannya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, apalagi aku belum pernah nih masuk ke sanggar fitne, jadi pengennya bareng sama suami biar asyik sehat bersama hehe

      Hapus
  2. Aku dulu sempat fitnes juga, tujuannya untuk menurunkan berat badan sampe pakai jasa personal trainer biar terarah latihannya. Kalau sekarang sih belum kepikiran mau fitnes lagi apa nggak, yang pasti harus cek dulu ya protokol kesehatan di tempat fitnesnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. mahal gak sih mbak kalau pakai jasa personal trainer gitu? iya, kalau mau fitnes harus diperhatikan protokol kesehatan dan tempatnya ya

      Hapus
  3. Aku dulu pernah nih daftar fitnes dekat kantor tapi berakhir dengan daftar doang, karena baru ikutan 2x pertemuan langsung menyerah dulu itu. Efek kerja di media cetak kadang deadline suka gak menentu waktunyakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang musti mengatur waktu ya mbak kalau bekerja di kantor juga dengan kegiatan fitnes. perlu waktu khusus agar tetap menjaga stamina.

      Hapus
  4. Aku belom pernah nih fitness di tempat khusus gitu. Waktunya belom pas jadi ikutan dance fitness di YouTube aja deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sih mbak, sejauh ini masih di rumah dan pakai media youtube tapi pengen juga ke tempat fitnes gini merasakan pegang alatnya hihihi

      Hapus
  5. saya pengen beli alat fitnes sendiri di rumah biar gak perlu keluar2 rumah. tapi kata suami, selain harganya mahal, saya gak bakal punya effort untuk terus memakainya. wkwkw. belum dibeliin kok udah komen gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba aja ke websitenya mbak, ada jual juga alat dan aksesoris fitnes deh

      Hapus
  6. wah saya masih rada khawatir mau keluar rumah apalagi mau ke tempat fitness niy mba masih mikir-mikir, tapi kalau ada perlindungan ganda berupa suplemen begini harusnya merasa lebih aman ya, ga terlalu khawatir mau keluar-keluar lagi buat fitness

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, pokoknya tetap memperhatikan tempat dan protokol kesehatan kalau mau fitnes di luar

      Hapus
  7. wah aku belum pernah tuh cobain fitness gini, agak canggung soalnya banyakan kaun adamnya biasanya olahraga sendiri aja di rumah jadi pengen yang khusus gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cari tempat yang khusus perempuan mbak atau pilih yang jadwalnya terpisah antara perempuan dan laki-laki

      Hapus
  8. Saya jarang banget fitness, nyobain fitness itu kalau pas nginep di hotel, itu pun kalau gymnya sepi, kalau rame (apalagi banyak cowonya) nggak jadi deh, maluuu, hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah iya, kan sekalian merasakan fasilitas yang tersedia ya mbak hehe

      Hapus
  9. aku gak pernah ikut fitness, cuma pernah sesekali ikut kelas senamnya gitu dan wkwk ampuun dihajar betul ama trainernya. kringet sampe sebiji jagung di sekujur tubuh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. habis itu njarem gak ikutan lagi ya mbak hehehe

      Hapus
  10. Aku juga yakin siih....kalau badan ingin menjadi seperti yang diinginkan (ideal) maka harus konsumsi suplemen yang tepat.
    Aku kangen banget nge-gym.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nge-gym di rumah saja dulu sambil konsumsi suplemennya mbak hehe

      Hapus
  11. udah buka yaaaa... di Jakarta masih belum mbaaa...jadi mostly olah raga di rumah ajaa nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin karena masih zona merah kali ya mbak, dekat rumah sini udah ada yang buka tapi waktunya terbatas juga

      Hapus
  12. Honestly, kalo pas masa-masa pandemi gini aku lebih pilih olahraga di rumah aja, mbak. Mostly workout gitu. At least, badan tetep gerak.
    Tapi, nggak ada salahnya juga untuk fitness di luar sih. Asalkan tetep menerapkan protokol kesehatan yaaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kalau memutuskan buat fitnes di luar perlu diperhatikan semuanya agar tetap aman dan sehat.

      Hapus
  13. pas lulus kuliah sempet kepikiran mau rutin fitness eh sekarang pandemi jadi diundur lagi :(

    BalasHapus