Memahami Format dan Contoh Sertifikat Layak Kawin yang Benar

17.50 aurabiru 0 Comments



Sertifikat layak kawin wajib dimiliki oleh setiap calon pengantin di Indonesia. Peraturan ini akan resmi diberlakukan segera oleh Pemerintah Indonesia. Sertifikat layak nikah/kawin dikeluarkan oleh pihak Puskesmas untuk calon mempelai sejak pengurusan berkas administrasi pernikahan di tingkat kelurahan. Sertifikat layak nikah/kawin ini diserahkan oleh Puskesmas pada calon pengantin setelah melewati program konseling dan pemeriksaan kesehatan secara umum atau medical check up, seperti cek tensi darah, tes urine bebas narkoba, imunisasi vaksin Tetanus Toxoid (TT) dan sebagainya. Lalu seperti apa contoh sertifikat layak kawin yang benar?

Bagian yang Perlu Diperhatikan Pada Contoh Sertifikat Layak Kawin


Sertifikat layak kawin mempunyai 2 format isi yakni, bagian depan sertifikat dan bagian belakang sertifikat. Di bagian depan berisi penjelasan tentang pernyataan pemilik dan tujuan pembuatan sertifikat. Berikut format isi contoh sertifikat layak kawin bagian depan.

1. Lambang Resmi Sertifikat Layak Kawin
Pada penulisan sertifikat layak kawin, lambang resmi berfungsi sebagai penanda bahwa sertifikat tersebut resmi dibuat oleh lembaga pemilik lambang tersebut. Biasanya ada 3 atau 2 lambang terletak di bagian paling atas sertifikat.
2. Penanda Sertifikat Layak kawin dari Dinas Kesehatan
Kalimat ini dalam sertifikat layak kawin berfungsi untuk memberi keterangan sertifikat dari Dinkes dan tempat pelaksanaan tes kesehatan. Biasanya tertulis kalimat, "DINAS KESEHATAN PROVINSI JAKARTA PUSKESMAS KECAMATAN JAGAKARSA". Kalimat ini terletak di bagian paling atas setelah lambang resmi, dengan huruf kapital di tengah sertifikat.
3. Judul sertifikat
Judul sertifikat ini berfungsi untuk memberikan pemahaman bahwa sertifikat tersebut merupakan sertifikat layak kawin asli. Biasanya akan tertulis "SERTIFIKAT LAYAK KAWIN". Judul sertifikat terletak di bagian atas setelah penanda sertifikat dari Dinkes. Penulisan kalimatnya berada di tengah-tengah dengan huruf kapital.
4. Keterangan Pemilik Sertifikat Layak Kawin
Keterangan pemilik sertifikat layak kawin ini berfungsi sebagai penanda tentang siapa penerima sertifikat layak kawin tersebut yang akan diisi oleh nama penerima. Biasanya sebelum nama penerima, akan diawali kalimat "Diberikan kepada" lalu di bawahnya tertulis nama penerima sertifikat layak kawin. Keterangan pemilik ini terletak di tengah-tengah sertifikat persis setelah penulisan judul.
5. Keterangan Lulus dan Tujuan Pembuatan Sertifikat Layak Kawin
Bagian ini berfungsi sebagai pernyataan bahwa si penerima sertifikat dinyatakan telah mengikuti konseling dan pemeriksaan kesehatan lalu disusul dengan pernyataan tujuan pembuatan sertifikat yakni sebagai syarat untuk mendapatkan pengantar nikah dari kelurahan. Biasanya, ditulis dengan kalimat, "Sebagai Calon Pengantin Yang Telah Mendapatkan Konseling Dan Pemeriksaan Kesehatan." kemudian disusul dengan kalimat tujuan di bawahnya, "Sertifikat Ini Digunakan Sebagai Persyaratan Untuk Mendapatkan Surat Pengantar Pernikahan Dari Pihak Kelurahan." Kalimat ini terletak di bagian tengah sertifikat, tepat sesudah nama penerima.
6. Waktu Pembuatan dan TTD Kepala Puskesmas
Bagian ini berfungsi sebagai penanda kapan sertifikat layak kawin tersebut dibuat. Apakah sudah lama atau masih baru. Biasanya akan ditulis tempat lalu tanggal, bulan dan tahun pembuatan serta di bawahnya terdapat tanda tangan kepala puskesmas tempat calon pengantin memeriksa kesehatannya.
Sedangkan, di bagian belakang berisi tentang pernyataan paket pemeriksaan. Berikut format isi contoh sertifikat layak kawin bagian belakang.



1. Judul Paket Pemeriksaan
Judul terletak di bagian teratas sertifikat. Biasanya, tertulis kalimat "Paket Pemeriksaan yang Didapat". Berada di tengah-tengah dan ditulis dengan huruf kapital.
2. Pernyataan Isi Sertifikat
Bagian ini berfungsi sebagai penanda tes jenis apa saja yang telah dilakukan. Bagian ini terletak setelah bagian judul sertifikat, dengan huruf kapital di tengah-tengah.
3. Keterangan Selesai Pemeriksaan
Bagian ini berisi tentang pemeriksaan apa saja yang telah diperiksa. Tujuannya untuk mengetahui apakah catin sudah selesai melakukan seluruh pemeriksaan atau belum. Mulai dari pemeriksaan darah lengkap sampai imunisasi Td yang telah diberikan bagi catin perempuan.
4. Penutup
Dalam bagian belakang sertifikat layak kawin, kalimat penutup biasanya tertulis, "Hasil Laboratorium". Terletak di bagian paling bawah sertifikat.
Contoh sertifikat layak kawin penting untuk disimak dan diperhatikan terutama bagi para pasangan yang akan menikah. Memahami sertifikat tersebut menjadi penting adanya supaya tidak terjadi kekeliruan di masa mendatang saat proses pendaftaran pernikahan berjalan.
Selain itu, ketika sudah memahami bagaimana contoh sertifikat layak kawin yang baik dan benar, maka dapat mempersingkat waktu dalam memenuhi segenap persyaratan menikah yang harus dilengkapi.


Demikianlah, ulasan tentang format dan isi contoh sertifikat layak kawin yang benar. Tertarik belajar lebih banyak tentang sertifikat pra nikah atau tips-tips pra nikah lainnya? Simak terus informasi terbaru dari CekAja.com ya.



0 comments: